Silva
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KEPEMIMPINAN GEMBALA DALAM MENDIDIK ANAK-ANAK MELALUI PERSPEKTIF FILIPI 2:1-11 DENGAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) Citra Yani; Silva; Yusuf Meilele
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/relinesia.v3i1.1812

Abstract

Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimana mengintegrasikan nilai-nilai kepemimpinan Kristus dalam Filipi 2:1-11 dengan pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam mendidik anak-anak Kristen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi nilai-nilai kepemimpinan Kristus dalam Filipi 2:1-11 dan relevansinya bagi pembentukan karakter anak-anak Kristen, menganalisis perspektif teologis tentang potensi pemanfaatan teknologi AI dalam pendidikan anak-anak Kristen, serta memahami hubungan teologis antara kepemimpinan gembala dan penggunaan teknologi AI dalam pembentukan karakter anak-anak Kristen. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Data dikumpulkan melalui penelaahan berbagai sumber tertulis yang relevan, kemudian dilakukan analisis kualitatif untuk menginterpretasikan dan memahami makna yang terkandung dalam teks Filipi 2:1-11 serta hubungannya dengan pemanfaatan teknologi AI dalam pendidikan anak-anak Kristen. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa teladan kepemimpinan Kristus yang tercermin dalam Filipi 2:1-11 memberikan pelajaran berharga bagi kepemimpinan gembala dalam mendidik anak-anak Kristen, termasuk dalam pemanfaatan teknologi AI. Nilai-nilai seperti kerendahan hati, ketaatan, dan kerelaan untuk menanggalkan kemuliaan demi keselamatan manusia harus diteladani dalam mendidik anak-anak. Teknologi AI dapat dimanfaatkan sebagai alat untuk memperdalam pemahaman anak-anak akan nilai-nilai Kristiani tersebut, namun penggunaannya harus dilakukan dengan bijak, bertanggung jawab, dan selaras dengan prinsip-prinsip iman Kristen.
KEPEMIMPINAN GEMBALA DALAM MENDIDIK ANAK-ANAK MELALUI PERSPEKTIF FILIPI 2:1-11 DENGAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) Citra Yani; Silva; Yusuf Meilele
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/relinesia.v3i1.1812

Abstract

Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimana mengintegrasikan nilai-nilai kepemimpinan Kristus dalam Filipi 2:1-11 dengan pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam mendidik anak-anak Kristen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi nilai-nilai kepemimpinan Kristus dalam Filipi 2:1-11 dan relevansinya bagi pembentukan karakter anak-anak Kristen, menganalisis perspektif teologis tentang potensi pemanfaatan teknologi AI dalam pendidikan anak-anak Kristen, serta memahami hubungan teologis antara kepemimpinan gembala dan penggunaan teknologi AI dalam pembentukan karakter anak-anak Kristen. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Data dikumpulkan melalui penelaahan berbagai sumber tertulis yang relevan, kemudian dilakukan analisis kualitatif untuk menginterpretasikan dan memahami makna yang terkandung dalam teks Filipi 2:1-11 serta hubungannya dengan pemanfaatan teknologi AI dalam pendidikan anak-anak Kristen. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa teladan kepemimpinan Kristus yang tercermin dalam Filipi 2:1-11 memberikan pelajaran berharga bagi kepemimpinan gembala dalam mendidik anak-anak Kristen, termasuk dalam pemanfaatan teknologi AI. Nilai-nilai seperti kerendahan hati, ketaatan, dan kerelaan untuk menanggalkan kemuliaan demi keselamatan manusia harus diteladani dalam mendidik anak-anak. Teknologi AI dapat dimanfaatkan sebagai alat untuk memperdalam pemahaman anak-anak akan nilai-nilai Kristiani tersebut, namun penggunaannya harus dilakukan dengan bijak, bertanggung jawab, dan selaras dengan prinsip-prinsip iman Kristen.