Sofro Sidiq, Siti
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERUBAHAN SOSIAL EKONOMI PEDAGANG KAKI LIMA DI KAMPUNG KULINER TAMAN BUKIT GELANGGANG KOTA DUMAI Al Qashaf Gunawan, Muhammad Al Qashaf Gunawan; Sofro Sidiq, Siti
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 5 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i5.2025.2134-2143

Abstract

Kehidupan sosial ekonomi didefinisikan sebagai kedudukan atau posisi seseorang dalam kelompok orang yang ditentukan oleh aktivitas ekonominya, pendapatannya, tingkat pendidikannya, usianya, jenis rumah tinggalnya, dan posisinya dalam berbagai organisasi, dan faktor lain. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa status sosial ekonomi menunjukkan betapa buruknya kondisi sosial ekonomi seseorang di masyarakat. Kampung Kuliner adalah tempat yang banyak diminati oleh orang-orang dari berbagai usia.  Kawasan ini terletak di Kelurahan Bintan, Kecamatan Dumai Kota, dan menjadi tempat favorit bagi pecinta kuliner yang ingin menikmati berbagai makanan lezat di tempat yang ramai dan hidup. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Peneliti secara khusus berkonsentrasi pada pedagang kaki lima sebagai subjek utama.  Peneliti menggunakan wawancara mendalam dan observasi langsung untuk mendapatkan data yang mencerminkan keadaan di lapangan. Untuk melakukan ini, mereka menggunakan berbagai metode penelitian, termasuk observasi langsung di lokasi, wawancara dengan informan yang dipilih secara hati-hati, dan dokumentasi yang relevan. Dari temuan yang mereka peroleh dari wawancara dan pengamatan langsung di lapangan, penulis percaya bahwa hasil penelitian yang mereka peroleh berdasarkan temuan wawancara dan pengamatan langsung di lapangan. upaya yang dilakukan oleh para pedagang di Kampung Kuliner Taman Bukit Gelanggang Kota Dumai mencakup berbagai aspek, mulai dari peningkatan kualitas produk hingga strategi pemasaran modern melalui media sosial. Dengan kombinasi antara inovasi, pelayanan yang baik, dan kolaborasi dengan pihak terkait, para pedagang berhasil menciptakan lingkungan yang menarik bagi konsumen dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka secara signifikan.
MOTIVASI LEMBAGA STUDI MAHASISWA ISLAM (LSMI) ALMADANI FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS RIAU Nisa, Jannatun; Sofro Sidiq, Siti
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 13, No 1 (2026): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v13i1.2026.260-265

Abstract

Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori motivasi oleh David McClelland atau dikenal juga dengan Teori Tiga Kebutuhan (Three Needs Theory) antara lain kebutuhan akan pencapaian (Needs for Achievement / nAch), kebutuhan akan kekuasaan (Needs for Power / nPow), dan kebutuhan akan afiliasi (Needs for Affiliation / nAff). Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk melihat jenis motivasi dominan dan perbedaan jenis motivasi berdasarkan jenis kelamin pada mahasiswa di organisasi Lembaga Studi Mahasiswa Islam (LSMI) Almadani yang berada di lingkup Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Riau. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif dengan teknik penarikan sampel secara proporsional random bertingkat (proportionate stratified random sampling). Responden dalam penelitian ini berjumlah 44 orang yang diambil dari anggota organisasi Lembaga Studi Mahasiswa Islam (LSMI) Almadani Generasi 26. Tahap pengolahan dan analisis data penelitian ini dibantu aplikasi pendukung yaitu microsoft excel dan SPSS versi 25. Kesimpulan akhir penelitian ini yaitu : 1) Motivasi dominan mahasiswa di Lembaga Studi Mahasiswa Islam (LSMI) Almadani adalah kebutuhan akan afiliasi sebesar 59.09% (26 dari 44 responden). 2) Tidak terdapat perbedaan motivasi yang signifikan berdasarkan jenis kelamin, karena hasil uji Mann Whitney U Test menghasilkan nilai signifikansi (p-value) sebesar 0.149 yang lebih besar dari taraf signifikansi 0.05 (0.149 0.05).