This Author published in this journals
All Journal EKONOMIKA45
Nur Lailiyatul Inayah, Nur Lailiyatul Inayah
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ETIKA SEKTOR PUBLIK DAN KEPATUHAN KONTRAK AUDIT DI INDONESIA Nur Lailiyatul Inayah, Nur Lailiyatul Inayah
EKONOMIKA45 :  Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi Bisnis, Kewirausahaan Vol. 6 No. 2 (2019): Juni: Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi Bisnis, Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas 45 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (45.686 KB) | DOI: 10.30640/ekonomika45.v6i2.108

Abstract

Tenaga akuntan sektor publik yang profesional dibutuhkan untuk menjaga perilaku kurang pantas yang dituduhkan kepada pejabat pemerintah yang berhubungan dengan sistem keuangan negara. Hal tersebut dikarenakan uang yang dikelola oleh negara adalah uang milik rakyat sehingga diperlukan pertanggungjawaban dan transparansi dari penggunaan dana yang ada karena instansi pemerintah rentan terjadi kecurangan dalam sistem keuangan negara. Oleh karena itu diperlukan tenaga akuntan yang dapat memenuhi etika profesinya agar hasil audit yang diberikan berkualitas. Etika profesi akuntan tersebut adalah tanggungjawab kepentingan publik, profesi, objektivitas, integritas, kompetensi dan kehati-hatian profesional, perilaku profesional, kerahasiaan, dan standar teknis. Etika profesi akuntan tersebut dilaksanakan pada semua jenis audit termasuk pada audit kepatuhan kontrak. Audit kepatuhan kontrak tersebut merupakan audit untuk memeriksa bukti dalam menetapkan apakah kegiatan keuangan yang dilakukan telah selaras dengan tuntutan-tuntutan atau ketentuan peraturan yang berlaku. Penelitian ini mengaplikasikan pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Data-data yang digunakan dapat berupa hasil wawancara, kutipan lapangan, dokumen pribadi catatan atau memo serta dokumen formal lainnya. Data-data tersebut kemudian dianalisis dengan menelaah secara satu demi satu.