Penelitian ini diangkat berdasarkan permasalahan  pada pelayanan kesehatan yang masih belum maksimal di Puskesmas Sungai Baru Kecamatan Teluk Keramat Kabupaten Sambas. Adapun yang menjadi permasalahannya adalah  masih ditemukan beberapa keluhan masyarakat terhadap pelayanan di Puskesmas Sungai Baru, rendahnya partisipasi masyarakat terhadap program-program Puskesmas, dan adanya peningkatan 10 penyakit terbanyak dari tahun 2013 ke tahun 2014. Tujuan dari penelitian ini adalah  untuk menggambarkan dan menganalisis indikator-indikator kualitas pelayanan kesehatan yang ada di Puskesmas Sungai Baru. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Parasuraman, Zeithmal & Berry tentang indikator kualitas pelayanan meliputi reliability (kepercayaan/kehandalan), assurance (jaminan/keyakinan) dan tangibles (bukti fisik). Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya permasalahan pada 3 (tiga) indikator kualitas pelayanan kesehatan, yaitu : 1) reliability : sebagian pegawai masih belum terampil dalam melakukan penanganan medis dan Puskesmas Sungai Baru masih kekurangan tenaga medis penting seperti dokter umum, dokter gigi, dan apoteker, 2) assurance : sebagian program-program Puskesmas belum mencapai target dan pengelolaan prosedur pengobatan yang belum sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), dan 3) tangibles : kurang memadainya perlengkapan yang ada di Puskesmas Sungai Baru seperti peralatan medis, obat-obatan dan perlengkapan lainnya. Saran penelitian ini adalah agar Puskesmas Sungai Baru menambah pegawai penting seperti dokter umum dan apoteker, memberikan pelatihan yang intensif pada pegawai-pegawai , menjalankan SOP sebagaimana mestinya serta menambah perlengkapan medis agar pelayanan semakin meningkat. Kata-Kata Kunci : Reliability, Assurance, Dan Tangibles