Penelitian ini bertujuan  untuk mendeskripsikan pengembangan Sumber Daya Manusia dalam Konteks Kesetaraan gender khususnya pengembangan karier perempuan pada Satpol PP Kabupaten Sanggau. Permasalahan pengembangan SDM dalam Konteks Kesetaraan gender ini menarik untuk diteliti karena masalah pengembangan SDM merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan khususnya pengembangan karier perempuan. Adapun yang menjadi permasalahan dalam penelitian ini adalah Belum adanya kepastian bagi anggota TPK dijadikan PNS, Penugasan ke lapangan masih belum terjadwal dan perempuan masih jarang ditugaskan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan analisis data secara kualitatif. Dalam menganalisis, peneliti menggunakan teori Mary Guy tentang 3 (tiga) determinan dalam pengembangan karier perempuan yaitu kesempatan, kekuasaan, dan proporsi (jumlah). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kesempatan yang dimiliki perempuan untuk menjadi anggota Satpol PP masih sedikit sehingga secara otomatis jumlah perempuan untuk menjadi anggota juga menjadi sulit untuk ditingkatkan, selain itu masih kecilnya kemungkinan anggota TPK untu menjadi PNS masih sulit. (2) kekuasaan sudah cukup baik, hanya saja pembagian tugas masih belum terorganisasi dengan cukup baik, jadwal masih berdasarkan pada anggota yang tidak terikat tugas lain. (3) jumlah atau proporsi jumlah anggota masih sangat kurang dari yang seharusnya dimiliki oleh Satpol PP, jumlah anggota perempuan masih sangat sedikit dibandingkan dengan jumlah anggota laki laki. Kata-kata kunci : pengembangan SDM, kesetaraan gender, pengembangan karier