Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh komunikasi kebijakan dan sikap pelaksana kebijakan terhadap tingkat keberhasilan implementasi proram pupuk bersubsidi di Desa Peniti Besar Kecamatan Segedong Kabupaten Mempawah. Dalam menganalisis data penelitian menggunakan rumus product moment (korelasi sederhana dan berganda), regresi linier sederhana, regresi linier berganda, dan koefisien determinan. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai koefisien korelasi antara komunikasi kebijakan terhadap tingkat keberhasilan implementasi program pupuk bersubsidi sebesar 0,454 berada pada interval 0,40 – 0,599 dengan tingkat hubungan sedang dan memiliki koefisien determinan sebesar 20,61%. Ini menunjukkan bahwa komunikasi kebijakan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap tingkat keberhasilan implementasi program pupuk bersubsidi. Nilai koefisien korelasi antara sikap pelaksana kebijakan terhadap tingkat keberhasilan program pupuk bersubsidi sebesar 0,633 berada pada interval 0,60 – 0,799 dengan tingkat hubungan kuat dan memiliki koefisien determinan sebesar 40,2%. Hasil anaisis tersebut menunjukkan bahwa sikap pelaksana kebijakan mempunyai pengaruh yang sangat signifikan terhadap tingkat keberhasilan implementasi program pupuk bersubsidi. Serta Pengaruh komunikasi kebijakan dan sikap pelaksana kebijakan secara bersama-sama terhadap tingkat keberhasilan implementasi program pupuk bersubsidi di Desa Peniti Besar Kecamatan Segedong Kabupaten Mempawah sebesar 0,634 berada pada interval 0,60 – 0,799 dengan tingkat hubungan kuat dan memiliki koefisien determinan sebesar 40,2% yang berarti kedua variabel bebas didalam penelitian mempunyai pengaruh yang sangat signifikan terhadap tingkat keberhasilan program pupuk bersubsidi. Sedangkan sisanya yaitu sebesar 59,8% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak disertakan dalam penelitian ini. Kata-kata Kunci:       Komunikasi kebijakan, Sikap Pelaksana Kebijakan, Tingkat Keberhasilan Implementasi Program Pupuk Bersubsidi