Limbah kulit nanas merupakan salah satu limbah organik yang jumlahnya melimpah dan berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku produk pangan fungsional. Kulit nanas mengandung karbohidrat yang cukup tinggi sehingga dapat digunakan sebagai substrat fermentasi minuman probiotik, salah satunya tepache. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Perumahan Sentosa, Desa Pasir Sari, Kecamatan Cikarang Selatan dalam memanfaatkan limbah kulit nanas menjadi minuman probiotik fermentasi yang berpotensi mendukung peningkatan sistem imun. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, edukasi, pelatihan pembuatan tepache, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test kepada 23 peserta ibu-ibu PKK RT 26. Materi yang diberikan mencakup konsep dasar probiotik, manfaatnya bagi kesehatan, prinsip fermentasi, serta praktik pembuatan tepache yang higienis dan sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman peserta, di mana 75% peserta memahami proses pembuatan tepache dengan baik, 100% peserta merasa yakin dan nyaman menggunakan limbah kulit nanas sebagai bahan baku, serta seluruh peserta menilai metode pelatihan efektif dan bermanfaat. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pemanfaatan limbah organik, tetapi juga membuka peluang pengembangan produk minuman fungsional bernilai ekonomis berbasis rumah tangga.