Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PKM Usaha Batik Tulis Di Hunian Tetap (Huntap) Pager Jurang Kali Adem Cangkringan Sleman D.I. Yogyakarta Novi Caroko; Yashinta Farahsani; Berli Paripurna Kamiel
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 3. Pengembangan Usaha Mikro, kecildan Menengah (UMKM), Serta Ekonomi Kreatif
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.23.358

Abstract

Mitra PKM adalah usaha perajin batik tulis Canting Merapi yang berdiri sejak tahun 2013. Tim danmitra menyepakati dua masalah prioritas, yakni: 1) Aspek Produksi: Peningkatan jumlah produksimenjadi 15-20 lembar/bulan, kendala yang ditemukan adalah belum adanya sarana penerangan yangterhubung dengan PLN untuk mengurangi ketergantungan pada alam (cuaca). 2) Aspek Manajemen:Manajemen promosi terkait dengan belum adanya media promosi yang dibuat untuk mempromosikanproduk batik. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk mengatasi permasalahan pada aspekproduksi dan manajemen dengan pembuatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya dan leaflet promosi dalambentuk bi-lingual. Secara umum tujuan dari program ini adalah adanya peningkatan dan perbaikanusaha mitra dalam aspek produksi dan manajemen. Tujuan khusus dari program ini dari sisi produksiadalah meningkatkan kemampuan mitra dalam peningkatan hasil produksi, adanya upaya mengurangiketergantungan terhadap alam untuk proses pembatikan dengan memiliki pembangkit listrik tenaga suryauntuk memenuhi penerangan di malam hari. Dari aspek manajemen, secara khusus program ini ditujukanagar tersedianya media promosi yang optimal untuk mempermudah penjelasan tentang produk serta prosespeoduksinya kepada wisatawan yang datang berkunjung. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukandengan pemberdayaan masyarakat (participatory rural appraisal). Pendekatan ini menekankan pada alihipteks dan metode dari pelaksana kepada mitra (kelompok perajin batik tulis) dengan harapan aspekkeberlanjutan pasca kegiatan ini dapat terjamin terus berjalan.
Memotivasi Belajar Agama Islam Dan Bahasa Inggris Melalui Islamic Books Mini Library Margaretha Dharmayanti Harmanto; Yashinta Farahsani
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 1. Pengembangan Pendidikan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.813 KB) | DOI: 10.18196/ppm.21.471

Abstract

Mitra PKM adalah TPA Al Humma, Dusun Brongkol, Argodadi, Sedayu, Bantul, Yogyakarta.Secara umum tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan fasilitas penunjang bagi kegiatanbelajar mengajar TPA Al Humma. Secara khusus, kegiatan ini bertujuan untuk memberikankesempatan kepada para santri untuk belajar secara lebih menyenangkan tentang agama Islamdan cerita-cerita mengenai Islam. Terlebih lagi, mereka juga akan belajar mengenal kosa katadalam Bahasa Inggris yang mereka dapatkan dari membaca buku, menonton film Islami dalamBahasa Inggris maupun dalam permainan. Dengan demikian mereka akan termotivasi untukbelajar agama, sekaligus belajar Bahasa Inggris. Metode yang digunakan dalam kegiatanpengabdian kepada masyarakat ini adalah Rapid Rural Appraisal (RRA) atau metode penilaianpedesaan secara cepat .Hasil dari program ini adalah aneka ragam kegiatan pendukungkegiatan TPA seperti mendengarkan cerita tokoh Muslim, menonton cerita tokoh dalamBahasa Inggris, menonton film untuk memperkaya akhlak para santri dan fasilitas baru (Islamicbooks mini library) berupa buku-buku bilingual, buku-buku tokoh ilmuwan muslim, anekapermainan edukasi, LED, flashdisk Islami,dan speaker. Implikasi dari kegitatan ini adalah parasantri lebih mengenal kosa-kata dalam Bahasa Inggris, mendapatkan pengetahuan tentangAgama Islam dan kegiatan pendukung lebih tertata dengan baik. Kesimpualannya, kegiatan inisangat mendukung untuk kegiatan tambahan TPA dan meningkatkan motivasi membaca parasantri, serta perlu diupayakan untuk penambahan buku koleksi perpustakaan.
PENINGKATAN KREATIVITAS GURU SD MUHAMMADIYAH KARANGTURI DALAM MERANCANG VIDEO PEMBELAJARAN DENGAN EXPLEE Sri Ani Puji Setiawati; Yashinta Farahsani; Margaretha Dharmayanti H
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (695.771 KB) | DOI: 10.18196/ppm.42.739

Abstract

Selama pandemi Covid-19, media pembelajaran yang dipergunakan oleh para guru di SD Muhammadiyah Karangturi dalam pembelajaran daring selain textbook adalah video pembelajaran yang diambil dari YouTube dan bukan video karya para guru sendiri. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka tim pengabdian masyarakat mengadakan dua kali pelatihan via Zoom Meeting yang meliputi materi Introduction to EXPLEE as One of a Digital Learning Media dan Disseminating the Products (Video Learning), yang bertujuan agar para guru, khususnya guru Bahasa Inggris dan guru kelas atau guru mata pelajaran lain pada umumnya, lebih kreatif mengembangkan video pembelajaran sendiri. Metode yang digunakan dalam skema pengabdian kepada masyarakat di SD Muhammadiyah Karangturi adalah Focus Group Discussion (FGD) dengan guru bahasa Inggris, Kepala sekolah, dan beberapa orang struktural sekolahan. Metode ini dilakukan sekaligus untuk observasi langsung lokasi pengabdian dan melakukan wawancara langsung dengan sekolah mitra. Luaran dari program ini adalah berupa video pembelajaran, pemberitaan di media massa, video kegiatan yang diunggah di YouTube, dan prosiding seminar nasional ataupun artikel jurnal nasional. Berdasarkan hasil pengabdian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa: (a) Kegiatan pengabdian mendapat respon yang sangat baik dari mitra dan mereka berharap untuk dapat bekerja sama lagi untuk peningkatan kualitas pembelajaran SD Muhammadiyah Karangturi; (b) Pelatihan pembuatan video pembelajaran dengan menggunakan aplikasi EXPLEE juga sangat bermanfaat agar para guru dapat meningkatkan kreativitas mereka dalam merancang dan membuat video pembelajaran untuk mata pelajaran yang diampu; (c) Sumbangan fasilitas pembelajaran sangat bermanfaat untuk mendukung pengadaan ruang laboratorium multimedia.