Penelitian ini didasarkan pada kondisi lapangan, dan bahan ajar untuk materi rekayasa genetika belum banyak mendapat perhatian untuk dikembangkan sebagai bahan ajar. Tujuan dari penelitian ini adalah menjadikan LKM (Lembar Kerja Mahasiswa) berbasis CTL (Contextual Teaching and Learning) sebagai bahan ajar materi rekayasa genetika untuk meningkatkan literasi sains mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan model 4D yang terdiri dari define, design, develop, dan disseminate. Subyek uji coba kelompok kecil dan percobaan lapangan adalah 10 mahasiswa program studi pendidikan IPA Universitas Bhinneka PGRI. LKM berbasis CTL ini didasarkan pada materi pembelajaran rekayasa genetika dengan bahan kajian prosedur rekayasa genetika, produksi protein manusia, dan teknologi DNA rekombinan, serta penerapan tujuh komponen CTL yaitu konstruktivisme, inkuiri, menanya, pembelajaran masyarakat, pemodelan, refleksi, dan asesmen autentik, yang digunakan untuk meningkatkan literasi sains mahasiswa selama proses pembelajaran. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner validasi untuk menguji kelayakan LKM. Skor hasil validasi dari ahli materi dan ahli bahan ajar adalah 3,25 dan 3,31, sehingga LKM memiliki kualifikasi sangat layak. Skor respon mahasiswa terhadap LKM pada uji coba kelompok kecil adalah 3,26 yang bermakna kategori sangat layak. Berdasarkan hasil validasi dan uji coba kelompok kecil, dapat disimpulkan LKM berbasis CTL termasuk dalam kategori sangat layak sebagai bahan ajar materi rekayasa genetika.