Eni Nuraeni
Departemen Pendidikan Biologi, FPMIPA, Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Potensi Penggunaan Chatbot dalam Pembelajaran Biologi secara Daring Muhammad Wafda Jamil; Siti Nurkhalishah; Listia Andriani; Eni Nuraeni
Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper) Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya III Tahun 2021
Publisher : Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran daring pada saat pandemi Covid-19 mengakibatkan penurunan minat serta hasil belajar siswa pada mata pelajaran biologi. Berbagai aplikasi telah dikembangkan untuk menunjang pembelajaran biologi secara daring. Namun, aplikasi pembelajaran tersebut tidak mudah diakses oleh semua kalangan karena keterbatasan jaringan maupun perangkat yang digunakan. Dengan demikian, perlu ada aplikasi pembelajaran alternatif yang mudah diakses saat pembelajaran biologi secara daring. Salah satu aplikasi pembelajaran yang berpotensi untuk mengatasi kendala tersebut adalah chatbot. Namun, chatbot masih jarang digunakan pada pembelajaran biologi. Berdasarkan hal tersebut, tujuan penelitian ini adalah untuk menguraikan potensi penggunaan chatbot pada pembelajaran biologi secara daring. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur pada berbagai artikel penelitian yang membahas penerapan dan manfaat chatbot dalam berbagai bidang studi. Studi literatur menunjukkan bahwa chatbot berpotensi untuk menjawab berbagai kendala yang terjadi dalam pembelajaran biologi secara daring. Hal ini disebabkan pembelajaran menggunakan chatbot lebih mudah digunakan, dapat disesuaikan dengan tingkat kemampuan setiap siswa, dan mampu menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih interaktif. Dengan demikian, chatbot mampu menjadi aplikasi alternatif yang tepat untuk diterapkan dalam pembelajaran biologi terutama dalam pembelajaran daring.
Analisis Butir Soal pada Pengembangan Instrumen Keterampilan Mengevaluasi dan Merancang Penyelidikan Ilmiah Konten Pandemi COVID-19 Wiwin Kurniasih; Ana Ratna Wulan; Eni Nuraeni
Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper) Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya III Tahun 2021
Publisher : Seminar Nasional Biologi, Saintek, dan Pembelajarannya (SN-Biosper)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan mengevaluasi dan merancang penyelidikan ilmiah adalah salah satu aspek kompetensi literasi sains yang harus di kuasai peserta didik di abad ke-21 saat ini. Namun, kemampuan literasi sains peserta didik Indonesia berdasarkan hasil tes PISA selalu berada di urutan 10 terendah. Salah satu penyebabnya adalah hanya terdapat sedikit sekali soal setara PISA dengan konten terkini di sekolah sehingga peserta didik tidak terbiasa dalam mengerjakan soal-soal literasi sains yang setara dengan PISA. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis karakteristik butir soal pada instrumen keterampilan mengevaluasi dan merancang penyelidikan ilmiah konten pandemi COVID-19 yang telah dikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Instrumen yang terdiri dari 90 soal pilihan ganda (3 paralel) yang sudah divalidasi oleh ahli dan di uji coba kepada 96 peserta didik dari satu SMA negeri dan dua SMA swasta di kota Bandung yang memiliki rata-rata nilai UN tahun 2018 dengan kategori cukup, dan kurang. Pemilihan sekolah sampel dilakukan dengan stratified random sampling. Analisis data dilakukan dengan pemodelan Rasch dibantu dengan menggunakan program aplikasi Winstep versi 3.73. Hasil analisis menunjukkan bahwa soal memiliki tingkat kesukaran sangat sulit sebanyak 8,9%, sulit sebanyak 32,2%, mudah sebanyak 52,2% dan sangat mudah sebanyak 5,6%. Persentase soal diterima sebanyak 95,7%, direvisi sebanyak 4,3%, dan ditolak sebanyak 0%. Analisis pada soal linking menunjukkan soal tiga paralel dinyatakan relatif setara. Memiliki daya beda cukup (2,05) dan nilai alfa cronbach cukup (0,68). Sehingga dapat disimpulkan bahwa instrumen tersebut sudah baik, dan dapat menjadi rekomendasi untuk digunakan di sekolah atau penelitian selanjutnya.
Identifikasi Extranous Cognitive Load Siswa Dalam Mengembangkan Computational Thinking Skill Melalui Pembelajaran Jaring-Jaring Makanan Berbasis Snap! Eni Nuraeni*; Tika Nurwahyuni; Amprasto Amprasto; Irvan Permana
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 10, No 1 (2022): JANUARY 2022
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.39 KB) | DOI: 10.24815/jpsi.v10i1.22924

Abstract

Food webs learning using the Snap! is one of the learning strategies that are expected to help improve students' computational thinking. For students, this learning strategy were something new and can cause Extraneous Cognitive Load (ECL). The purpose of this study was to identify students' ECL in food web learning using the Snap! to develop computational thinking skills. The research method used in this study was a pre-experimental design with a modified research design from an iterative action design. The sampling technique was purposive sampling. The sample in this study consisted of 30 seventh grade students at SMPN 2 Bandung. The research instrument used in this study was a student mental effort questionnaire to measure ECL, field notes, and a computational thinking test. Based on the results of the study, students' ECL was relatively low and increased at each meeting, except for the second meeting. Students experience an increase in their computational thinking skills after participating in food web learning using the Snap! computational model. The results of the N-Gain analysis also show that the improvement of students' computational thinking is in the moderate category and is quite effective.