Elnina, Dita Rizkya
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kemampuan Self Control Ditinjau Dari Perilaku Impulsive Buying Terhadap Produk Fashion Pada Mahasiswa Elnina, Dita Rizkya
Psikodinamika: Jurnal Literasi Psikologi Vol 2 No 1 (2022): PSIKODINAMIKA : Jurnal Literasi Psikologi, Januari 2022
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/psikodinamika.v2i1.955

Abstract

Manusia memiliki kebutuhan yang tidak ada ujungnya termasuk dalam hal berbelanja. Saat ini berbelanja bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan pokok saja, melainkan juga untuk memenuhi gaya hidup. Berbelanja tanpa pertimbangan merupakan hal yang biasa terjadi pada remaja akhir ataupun dewasa awal khususnya para mahasiswa. Tujuan diadakannya penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar peranan kontrol diri terhadap individu yang mengalami perilaku impulsive buying pada mahasiswa. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 389 responden dengan kriteria mahasiswa aktif program sarjana, berusia 17-25 tahun, dan suka membeli produk fashion (baik online maupun offline). Teknik pengumpulan data menggunakan skala self control dan mpulsive buying yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Hasil dari uji hipotesis menyatakan bahwa nilai t hitung = -24,100 dengan nilai signifikan 0,000 < 0,05 dan nilai R Square sebesar 0,600 yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan dari variabel self control (X) terhadap impulsive buying (Y) sebesar 60%. Dengan kata lain, , self control mempengaruhi perilaku impulsive buying terhadap produk fashion pada mahasiswa. Semakin tinggi kemampuan individu dalam menerapkan self control, maka semakin rendah kemungkinan individu mengalami perilaku impulsive buying. Sebaliknya, semakin rendah kemampuan individu dalam menerapkan self control, maka semakin tinggi kemungkinan individu mengalami perilaku impulsive buying.