Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

UPAYA MENCEGAH MELUASNYA PAHAM RADIKALISME MELALUI PROGRAM DERADIKALISASI Cut Nurita
Jurnal Ilmiah METADATA Vol. 4 No. 1 (2022): Edisi bulan Januari 2022
Publisher : LPPM YPITI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab meluasnya ancaman terorisme memiliki korelasi dengan perkembangan pemahaman radikalisme oleh kelompok-kelompok Islam radikal di masyarakat. Berkembangnya paham radikal di tengah masyarakat, karena rendanya pemahaman agama, latar belakang ekonomi yang lemah dan pengaruh perbedaan aliran-aliran (sekte-sekte) yang ada dalam ajaran agama Islam, yang seringkali menjadi pemicu terjadinya kekerasan untuk menyatakan diri sebagai Islam yang paling benar dan mengikuti Al-quran dan Sunnah. Upaya dalam mencegah meluasnya ancaman terorisme di Indonesia, salah satunya adalah dengan melaksanakan program deradikalisme. Program deradikalisme adalah suatu langkah dan upaya yang bertujuan untuk melepaskan ideologi radikal dalam diri pelaku tindak pidana terorisme dan orang-orang yang telah terpengaruh dengan ideologi radikal. Hambatan dalam mencegah meluasnya ancaman terorisme di Indonesia, yakni meliputi hambatan kurangnya anggaran dalam pelaksanaan program deradikalisme, seperti pelaksanaan penyuluhan, seminar dan sarasehan dan kendala eksternal yang dihadapi adalah sulitnya melakukan deteksi dini terhadap perkembangan kelompok-kelompok terorisme.
PENERAPAN SANKSI HUKUM PIDANA TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PECURIAN HEWAN TERNAK Cut Nurita
Jurnal Hukum Kaidah: Media Komunikasi dan Informasi Hukum dan Masyarakat Vol 18, No 3 (2019): Edisi Mei 2019
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jhk.v18i3.1183

Abstract

The criminal act of theft is still a dilemma, and this seems a quite serious problem which requires any solution. The problems in this study are what factors cause the theft of livestock, and how the implementation of criminal legal sanctions is against the perpetrators of theft.This study uses descriptive methods through normative approach (legal research), which is based on the facts in the field approach to the problem, and is carried out by examining various legal aspects in terms of applicable regulations.The finding shows that the factors that cause the theft of livestock are economic factors, low appreciation to religion, family factors, environmental / social factors, unemployment,  influence of mass media either TV or foreign films, influence of alcohol, and opportunity factor . In addition to these factors, there are objective factors and subjective factors. The implementation of criminal legal sanctions for the perpetrators of the theft is regulated in Article 363 of the Criminal Code. Keywords: Criminal Act, Theft,  Livestock
PERKEMBANGAN INDUSTRI PERBANKAN DI ERA DIGITAL Eri Zulfahmi; Rita Lilisdar; Pretty Ferdianti; Cut Nurita; Dela Fika Puspita
AL-IQTISHAD : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Islam Vol. 1 No. 1 (2023): AL-IQTISHAD : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Islam
Publisher : Program Studi Perbankan Syariah, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/iqtishad.v1i1.2213

Abstract

Revolusi Industri 4.0 menghadirkan kesempatan bagi sektor perbankan Indonesia untuk menjadi lebih kreatif dan menawarkan layanan terkemuka kepada semua konsumen. Bank didorong untuk beralih ke era layanan perbankan digital melalui inovasi layanan dalam penggunaan teknologi informasi. Penelitian ini bertujuan untuk memastikan kemajuan Indonesia dalam pengembangan sektor perbankan digital. Masalah yang signifikan bagi industri perbankan adalah pertumbuhan cepat teknologi perbankan digital. Sektor perbankan, sektor layanan yang berkembang yang berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia, dihadapkan dengan dua opsi: baik menggunakan teknologi digital untuk memastikan bahwa bank berkembang, atau tetap konvensional dan secara bertahap.