Saputro, Albertus Kurniadi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Keluarga Kristen dalam Penanganan karakter Anak-anak di Era Digitalisasi Saputro, Albertus Kurniadi
Veritas Lux Mea (Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen) Vol 4, No 2 (2022): Teologi dan Pendidikan Kristen - Agustus 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Kanaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59177/veritas.v4i2.155

Abstract

Continuous use of gadgets will have a negative impact on children's behavior patterns in their daily lives so that children who tend to continuously use gadgets become an addiction that greatly affects their life and development. Using descriptive qualitative methods with a literature approach, it can be concluded that the role of Christian families in handling children's character in the digitalization era can be done by, firstly providing education on the impact of excessive use of gadgets, secondly the role of families and handling children's characters becomes a priority in dealing with it. Through the example of parents in educating their children, this is done by positioning the family in a biblical perspective and providing assistance to the dangers of the digital world.AbstrakPenggunaan gadget secara terus menerus akan berdampak buruk bagi pola perilaku anak dalam kesehariannya sehingga anak-anak yang cenderung terus menerus menggunakan gadget sehingga menjadi candu yang sangat memengaruhi kehidupan dan perkembangannya. Mengunakan metode kualitatif deskritif dengan pendekatan literatur maka dapat disimpulkanĀ  bahwa peran keluarga Kristen dalam penanganan karakter anak-anakĀ  di era digitalisasi dapat dilakukan dengan, Pertama memberikan edukasi adanya Dampak Pengunaan Gadget secara berlebihan, kedua peran Keluarga dan Penangan Karakter Anak menjadi prioritas dalam menanganinya. Melalui cara Keteladanan Orang Tua dalam mendidik Anak yang dikerjakan dengan Memposisikan Keluarga dalam Persepektif Alkitabiah dan Memberikan pendampingan terhadap bahaya dunia digital.