Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penerapan Metode Blended Learning pada Pembelajaran IPS ditengah Pandemi Covid-19 Jenjang di SMP Suhantoro
Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan Vol. 6 No. 1 (2022): Al-Iman Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan
Publisher : STID Raudlatul Iman Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Social studies learning at the junior secondary education (SMP) level during the pandemic must continue to be carried out with various limitations but must not reduce the quality of teaching and learning activities such as face-to-face activities (KTM). Then the policy taken by the education office and implemented by the teacher through distance education (PJJ). There are many choices of how teachers conduct learning activities through distance learning methods, based on the results of the research that the authors carried out, the implementation of the learning turned out to be experiencing many obstacles in learning outcomes. Weaknesses that occur in learning either through google forms, WAG, zoom and social media methods via android are not optimal, due to common obstacles including; signal problems, limited android capacity, limited application mastery and most importantly not all students have android phones. So the most appropriate blended learning model is a combination of offline and online between those who have Android and cannot be balanced in participating in teaching and learning activities. Pembelajaran IPS ditingkat pendidikan menengah pertama (SMP) di masa pandemic harus tetap dilaksanakan dengan berbagai keterbatasan namun tidak boleh mengurangikualitas kegiatan belajar mengajar seperti kegiatan tatap muka (KTM). Maka kebijakan yang diambil oleh dinas pendidikan dan dilaksanakan oleh guru melaui pendidikan jarak jauh (PJJ). Banyak pilihan bagaiman guru mengadakan kegiatan belajar melalui metode pembelajaran jarak jauh, berdasarkan hasil penelitian yang penulis laksanakan, terhadap pelaksanaan pembelajran tersebut ternyata banyak mengalami kendala dalam hasil pembelajaran. Kelemahan yang terjadi pada pembelajaran baik melalui google form, WAG, zoom dan metode medsos melalui anderoid ternyata tidak maksimal, dikarenakan kendala umum diantaranya; masalah sinyal,kapsitas anderoid yang terbatas, keterbatasan pengusaan aplikasi dan yang paling utama ialah tidak semua siswa memiliki handphone anderoid. Maka pembelajaran model blanded yang paling tepat ialah perpaduan luring dan daring antara yang mempunyai anderoid dan tidan bisa seimbang dalamengikuti kegiatan belajar mengajar
Penerapan Metode Blended Learning pada Pembelajaran IPS ditengah Pandemi Covid-19 Jenjang di SMP Suhantoro
Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan Vol. 6 No. 1 (2022): Al-Iman Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan
Publisher : STID Raudlatul Iman Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Social studies learning at the junior secondary education (SMP) level during the pandemic must continue to be carried out with various limitations but must not reduce the quality of teaching and learning activities such as face-to-face activities (KTM). Then the policy taken by the education office and implemented by the teacher through distance education (PJJ). There are many choices of how teachers conduct learning activities through distance learning methods, based on the results of the research that the authors carried out, the implementation of the learning turned out to be experiencing many obstacles in learning outcomes. Weaknesses that occur in learning either through google forms, WAG, zoom and social media methods via android are not optimal, due to common obstacles including; signal problems, limited android capacity, limited application mastery and most importantly not all students have android phones. So the most appropriate blended learning model is a combination of offline and online between those who have Android and cannot be balanced in participating in teaching and learning activities. Pembelajaran IPS ditingkat pendidikan menengah pertama (SMP) di masa pandemic harus tetap dilaksanakan dengan berbagai keterbatasan namun tidak boleh mengurangikualitas kegiatan belajar mengajar seperti kegiatan tatap muka (KTM). Maka kebijakan yang diambil oleh dinas pendidikan dan dilaksanakan oleh guru melaui pendidikan jarak jauh (PJJ). Banyak pilihan bagaiman guru mengadakan kegiatan belajar melalui metode pembelajaran jarak jauh, berdasarkan hasil penelitian yang penulis laksanakan, terhadap pelaksanaan pembelajran tersebut ternyata banyak mengalami kendala dalam hasil pembelajaran. Kelemahan yang terjadi pada pembelajaran baik melalui google form, WAG, zoom dan metode medsos melalui anderoid ternyata tidak maksimal, dikarenakan kendala umum diantaranya; masalah sinyal,kapsitas anderoid yang terbatas, keterbatasan pengusaan aplikasi dan yang paling utama ialah tidak semua siswa memiliki handphone anderoid. Maka pembelajaran model blanded yang paling tepat ialah perpaduan luring dan daring antara yang mempunyai anderoid dan tidan bisa seimbang dalamengikuti kegiatan belajar mengajar
Pengaruh ROA, ROE, CR , dan DER terhadap Harga Saham pada Perusahaan Indeks LQ45 di BEI Periode 2019–2024 Sugiarto; Mar'atus Sholikhah; Suhantoro; Yani Susetyo
E-logis : Jurnal Ekonomi Logistik Vol. 7 No. 2 (2025): Oktober : E-Logis : Jurnal Ekonomi Logistik
Publisher : STIE Cendekia Karya Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70375/e-logis.v7i2.174

Abstract

Nilai saham sering digunakan sebagai cerminan kinerja dan prospek suatu perusahaan di mata investor. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh rasio profitabilitas, likuiditas, dan struktur modal yang diproksikan dengan Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), Current Ratio (CR), serta Debt to Equity Ratio (DER) terhadap harga saham perusahaan yang tergabung dalam Indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia selama periode 2019–2024. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain deskriptif. Pemilihan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 19 perusahaan yang memenuhi kriteria penelitian. Data sekunder bersumber dari laporan keuangan tahunan dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 26. Hasil analisis menunjukkan bahwa ROA berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham, sedangkan ROE, CR, dan DER tidak terbukti berpengaruh secara signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa efisiensi pengelolaan aset menjadi faktor fundamental utama yang diperhatikan investor dalam menentukan nilai saham perusahaan LQ45.