Kalaij, Ayers Gilberth Ivano
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

RASIO NEUTROFIL LIMFOSIT DALAM DETEKSI DAN PROGNOSIS PASIEN TUBERKULOSIS RESISTEN OBAT PADA FASILITAS TERBATAS Savira, Dinda; Kalaij, Ayers Gilberth Ivano
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Petunjuk penatalaksanaan TB sudah diaplikasikan secara luas di seluruh dunia, namun hingga saat ini TB masih menjadi masalah kesehatan utama di seluruh dunia. TB resisten obat (TB-RO) yang menciptakan masalah baru, sehingga perlu mendapat perhatian lebih mengingat semakin banyaknya kasus namun masih sering terkendala fasilitas layanan kesehatan yang terbatas. Rasio neutrofil limfosit (NLR) menurut studi dinilai berpotensi menjadi solusi deteksi dan prognosis TB-RO pada fasilitas kesehatan terbatas. Kajian literatur ini ditujukan untuk menilai potensi pemanfaatan NLR dalam deteksi dini dan penanda prognosis pasien TB-RO pada fasilitas kesehatan terbatas. Kajian literatur dibuat Berdasarkan pencarian melalui database PubMed, Google Scholar, Cochrane, dan Scopus dengan kata kunci TB, NLR, Hematologi, dan MDR. Nilai NLR yang tinggi dengan berbagai cut-off memiliki nilai sensitivitas 77%, spesifisitas 50%, nilai prediksi positif 60,6%, nilai prediksi negatif 68,4%, dan akurasi 63,5% dalam membedakan pasien TB RO dengan TB aktif, dan memiliki akurasi yang baik dalam menentukan konversi dahak fase insentif dan memprediksi Tingkat pengobatan ulang pada pasien TB. NLR berpotensi untuk dapat digunakan sebagai alternatif dalam deteksi dini dan penanda prognosis pada pasien dengan TB-RO pada fasilitas kesehatan terbatas, meskipun masih diperlukan berbagai penelitian lanjutan untuk merekomendasikan penggunaannya secara luas.
AKURASI DIAGNOSTIK RASIO MONOSIT LIMFOSIT DALAM PENEGAKAN DIAGNOSIS TUBERKULOSIS LATEN PADA FASILITAS KESEHATAN TERBATAS Savira, Dinda; Kalaij, Ayers Gilberth Ivano
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.27918

Abstract

Meskipun berbagai alat diagnostik telah dikembangkan untuk deteksi dan diagnosis tuberkulosis (TB), diagnosis TB Laten menjadi tantangan tersendiri, terutama karena Indonesia diperkirakan memiliki sekitar 1,7 juta kasus TB Laten yang berkontak dengan kasus TBC aktif dan populasi berisiko lainnya. Berbagai penelitian menunjukkan potensi MLR sebagai alternatif deteksi TB Laten pada fasilitas kesehatan terbatas. Kajian literatur ini ditujukan untuk menganalisis lebih lanjut tentang potensi pemanfaatan MLR dalam penegakkan diagnosis TB Laten. Kajian literatur ini dibuat menggunakan database PubMed, Google Scholar, Cochrane, dan Scopus dengan kata kunci TB aktif, MLR, Hematologi, dan TB Laten. MLR memiliki spesifisitas tinggi dan sensitivitas baik untuk diagnosis TB Laten untuk berbagai cut off dibandingkan dengan IGRA sehingga bisa dijadikan metode alternatif diagnosis TB Laten terutama pada fasilitas kesehatan terbatas. MLR mempunyai akurasi diagnostik yang adekuat untuk Tuberkulosis laten, dengan spesifisitas yang tinggi dan sensitivitas yang baik dalam diagnosis TB laten pada populasi yang beresiko tinggi terkena TB.