Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Problematika Guru Fiqih Kelas X dalam Menerapkan Kurikulum 2013 di Madrasah Aliyah Negeri Bengkulu Selatan Hadi, Kanti Aldino; Rahayu, Vina Putri; Fitri Indriani
Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan Vol. 7 No. 1 (2021): Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan
Publisher : STIT Al-Quraniyah Manna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.881 KB) | DOI: 10.69775/jpia.v1i2.34

Abstract

Perubahan KTSP menjadi kurikulum 2013 mengalami banyak kendala dan masalah yang terjadi dikalangan guru. Hal ini dikarenakan setelah diberlakukannya perubahan tersebut guru kesulitan untuk mengubah karena sudah terbiasanya dengan menggunakan kurikulum sebelumnya. Berdasarkan pengamatan yang dilihat bahwa masih banyak guru yang belum menerapkan perubahan dalam kurikulum 2013 seperti metode pembelajaran yang belum berkembang, sumber belajar yang masih terkendala dan masih banyak yang belum memahami penilaian dalam kurikulum 2013. Penulis ingin mengetahui apa problematika guru fiqih kelas X dalam menerapkan kurikulum 2013 di Madrasah Aliyah Negeri Bengkulu Selatan? Dan Bagaimana upaya yang dilakukan oleh guru untuk mengatasi problematika pada pelajaran fiqih kelas X dalam menerapkan kurikulum 2013 di Madrasah Aliyah Negeri Bengkulu Selatan? Tujuan penulis untuk mengetahui cara guru pelajaran fiqih kelas X dalam menerapkan kurikulum 2013 di MAN Bengkulu Selatan. 2. Untuk mengetahui upaya-upaya yang dilakukan oleh guru untuk mengatasi problematika pada pelajaran fiqih kelas X dalam menerapkan kurikulum 2013 di MAN Bengkulu Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriftif kualitatif. Proses pengumpulan data yaitu metode wawancara, observasi, dokumentasi dan uji keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi data. Hasil yang penulis dapatkan yaitu Metode yang digunakan oleh guru saat mengajar belum berkembang, sumber belajar untuk pegangan siswa dan guru belum tersedia, sarana dan prasarana belum lengkap seperti infocus, dan guru kesulitan melakukan penilaian sikap dikerenakan di dalam kurikulum 2013 mempunyai bagian-bagian yang perlu dinilai dan penilaian sikap tidak dilakukan di dalam kelas saja tetapi juga perlu dilakukan diluar kelas. 2. Upaya yang dilakukan oleh guru fiqih kelas X untuk mengatasi masalah tersebut adalah membuat media demonstrasi sendiri, kemudian guru harus mencari informasi dari berbagai sumber yang mengenai kurikulum 2013 dan guru mendownload buku elektronik kurikulum 2013 di internet karena sudah disediakan oleh pemerintah.
Studi Deskriptif Penerapan Media Flash Card Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Kelas IV SDN 44 Bengkulu Selatan Hadi, Kanti Aldino; Rahmat Jumri; Melia Misinta Devi; Zayudi
Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan
Publisher : STIT Al-Quraniyah Manna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.721 KB) | DOI: 10.69775/jpia.v2i2.66

Abstract

Permasalahan pembelajaran matematika ditandai oleh banyaknya materi pembelajaran matematika yang sulit dipahami oleh peserta didik. Permasalahan ini disebabkan baik oleh faktor guru maupun faktor siswa. Dari faktor siswa banyak ditemui kurangnya motivasi belajar, dan anggapan bahwa pembelajaran matematika merupakan pembelajaran yang sulit. Salah satu faktor dari guru adalah kurangnya variasi guru dalam menggunakan media dalam proses pembeiajaran. Media pembelajaran adalah sebagai alat bantu bagi seorang guru untuk menyampaikan, dan menyajikan pesan dalam proses pembelajaran. Salah satu media pembelajaran matematika yang biasa digunakan adalah media flash card. Media flash card merupakan media kartu yang berisi gambar, angka, huruf dan simbol yang berfungsi sebagai pengantar pesan untuk mengarahkan siswa kepada suatu hubungan gambar dengan pembelajaran. Tujuan penelitian ini mengetahui penerapan dan peningkatan hasil belajar matematika dengan menggunakan media flash card pada siswa kelas IV SDN 44 Bengkulu Selatan. Penerapan media flash card digunakan guru dalam proses pembelajaran matematika pada materi bentuk-bentuk pecahan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode penelitian deskriptif. Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa pelaksanaan pembelajaran yang guru laksanakan terdiri dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi.
Penerapan Model Pembelajaran Inquiry untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IV MIN 3 Bengkulu Selatan pada Mata Pelajaran IPS Hadi, Kanti Aldino; Gogo Nata Perdiansya; Indani Pansella
Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan
Publisher : STIT Al-Quraniyah Manna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69775/jpia.v3i1.122

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model pembelajran inquiry untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV MIN 3 Bengkulu Selatan pada mata pelajaran IPS. Pada penelitian ini peneliti menggunakan II Siklus untuk mengetahui hasil belajar siswa siklus pertama peneliti memperoleh hasil dari 25 siswa, nilai perolehan nilai siswa dibawah 50-60 adalah 14, nilai 61-77 adalah 3 orang, siswa dan prolehan nilai 78-85 adalah 8 siswa dengan rata-rata 56,6%. Dan pada penelitian pada siklus kedua peneliti memperoleh hasil nilai siswa dari 25 siswa yang memperoleh nilai di atas KKm yaitu 23 siswa dan 2 orang siswa belum mencapai nilai KKM hasil dari prolehan nilai dari siklus satu ini yaitu diproleh nilai rata-rata 81% dengan presentase ketuntasan yaitu 92% dari hasil nilai yang didapat peneliti merasa sudah mengalami peningkatan yang sangat baik untuk penerapan model inquiry untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV MIN 3 Bengkulu Selatan pada mata pelajaran IPS. Kata kunci: Model pembelajran inquiry meningkatkan hasil belajar
Analisis Kepuasan Mahasiswa Ditinjau dari Kinerja Dosen dan Fasilitas Pembelajaran di STIT Al-Quraniyah Manna Bengkulu Julianto, Alfin; Siregar, Nelda Sari; Hadi, Kanti Aldino
Muallimun : Jurnal Kajian Pendidikan dan Keguruan Vol 4 No 2 (2024): MUALLIMUN
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/muallimun.v4i2.8935

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kinerja dosen dan fasilitas pembelajaran dalam keberhasilan pembelajaran dan hasil belajar mahasiswa. Penelitian ini menganalisis kepuasan mahasiswa program studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) dilihat dari sisi kinerja dosen dan fasilitas pembelajaran di STIT Al-Quraniyah Manna Bengkulu.
The Effectiveness of Village Fund (Dana Desa) Allocation for Sustainable Development Projects: A Survey of Village Government Officials Asta, Ngr. Putu Raka Novandra; Wei, Sun; Hadi, Kanti Aldino
Journal of Multidisciplinary Sustainability Asean Vol. 2 No. 4 (2025)
Publisher : Yayasan Adra Karima Hubbi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70177/ijmsa.v2i6.2814

Abstract

Background. Efforts to promote sustainable development in rural Indonesia increasingly rely on Village Fund (Dana Desa) allocations, which are intended to support local infrastructure, environmental management, and community empowerment. Despite substantial fiscal transfers from the national government, concerns persist regarding whether these funds are effectively translated into sustainable development outcomes. Many villages continue to face challenges related to planning quality, administrative capacity, environmental degradation, and accountability mechanisms. Purpose. This study aims to evaluate the perceived effectiveness of Village Fund allocation in supporting sustainable development projects, with a specific focus on environmental initiatives, social welfare programs, and economic empowerment activities. The research also seeks to identify key institutional, administrative, and governance factors that influence program success at the village level. Method. A quantitative survey design was employed, involving 214 village government officials from multiple districts. Respondents were selected using stratified sampling to ensure representation across geographical areas and administrative categories. Data were collected through structured questionnaires measuring fund management practices, project outcomes, and perceived challenges, and were analyzed using descriptive statistics and multiple regression. Results. Findings indicate that Village Fund allocation is moderately effective in promoting sustainable development, particularly in infrastructure and community-based economic projects. Environmental projects show weaker outcomes due to limited technical expertise and inadequate long-term planning. Regression analysis reveals that transparency, participatory planning, and administrative capacity significantly predict program effectiveness. Conclusion. The study concludes that strengthening governance capacity and integrating sustainability criteria into village planning can enhance the long-term impact of Village Fund programs.