Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Holistic Nursing Care Approach

Penurunan nyeri dan kadar asam urat pada penderita Gout Arthritis dengan terapi akupresur pada titik Taixi (KI 3) Mahmudi, Mohamad; Safitri, Dwi Nur Rahmantika Puji; Mubin, Mohammad Fatkhul
Holistic Nursing Care Approach Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/hnca.v4i1.12873

Abstract

Asam urat merupakan zat yang terbentuk saat tubuh memecah purin. Asam urat akan mengalami beberapa tahap di beberapa bagian terutama yaitu sendi pada jari tangan, tumit, jari kaki, siku, lutut, serta pergelangan tangan. Studi kasus ini bertujuan untuk melakukan penerapan pijat akupresur pada titik KI 3 pada pasien yang mengalami gangguan asam urat di desa Rejosari, Kabupaten Grobogan. Studi kasus ini menggunakan metode deskriptif  dengan pendekatan proses keperawatan melalui pemberian pijat akupresur pada titik KI 3 di daerah midfood sebagai tindakan untuk menurunkan nyeri dan kadar asam urat. Pemijatan dilakukan dengan penekanan pada titik KI 3 selama 3 hari berturut-turut pada pagi hari dengan durasi 15 menit. Hasil penerapan didapatkan bahwa dari ketiga subyek studi mengalami penurunan nyeri dan kadar asam urat. Subyek studi 1 dengan skala nyeri 8 (nyeri berat) menjadi 4 (nyeri sedang) dan kadar asam urat 8,5 mg/dl menjadi 6,2 mg/dl, subyek studi 2 dengan skala nyeri 7 (nyeri berat) menjadi 4 (nyeri sedang) dan kadar asam urat 8,9 mg/dl menjadi 7 mg/dl, subyek studi 3 dengan skala nyeri 8 (nyeri berat) menjadi 4 (nyeri sedang) dan kadar asam urat 8,7 mg/dl menjadi 6,9 mg/dl. Ketiga subyek studi mengalami penurunan nyeri dan kadar asam urat setelah diberikan terapi akupresur pada titik KI 3. Pijat akupresur pada titik KI 3 dapat digunakan sebagai terapi komplementer yang efektif untuk menurunkan rasa nyeri dan kadar asam urat.
Peningkatan tingkat kesadaran pasien stroke melalui penerapan Familiar Auditory Sensory Training (FAST) di Intensive Care Unit (ICU) Chanif, Chanif; Nashikha, Athik Dina; Safitri, Dwi Nur Rahmantika Puji
Holistic Nursing Care Approach Vol 5, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/hnca.v5i1.16795

Abstract

Stroke adalah kondisi medis serius yang terjadi ketika aliran darah ke bagian otak terganggu yang menyebabkan kerusakan pada jaringan otak dan mengakibatkan perubahan neurologis. Stroke disebabkan oleh penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah di otak yang mengakibatkan pasien stroke mengalami penurunan kesadaran. Studi kasus ini bertujuan untuk menerapkan FAST untuk meningkatkan tingkat kesadaran pada pasien stroke di ruang ICU. Intervensi ini dilakukan setiap pagi selama tiga hari berturut-turut. FAST terdiri dari 3 sesi, sesi pertama berdurasi satu menit, dimana keluarga menceritakan awal mula pasien mengalami penurunan kesadaran, termasuk waktu dan tempat pasien mengalami serangan stroke. Sesi kedua berdurasi empat menit, dimana keluarga menceritakan kenangan indah yang pernah dialami bersama pasien. Sesi ketiga berdurasi lima menit, dimana keluarga diminta berbicara mengenai hal-hal yang akan dilakukan ketika pasien sadar, dan mendorong pemulihan pasien dengan kata-kata yang menjanjikan. Pengukuran tingkat kesadaran menggunakan Glasgow Coma Scale (GCS) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan penerapan FAST selama 3 hari berturut-turut dapat meningkatkan skor GCS sebanyak 3 poin. Terapi FAST dapat dijadikan intervensi non farmakologi untuk meningkatkan tingkat kesadaran pada pasien stroke.
Penerapan aromaterapi dengan minyak esensial melissa dalam pengelolaan tingkat stres dan parameter hemodinamik pada pasien Sindrom Koroner Akut Septiana, Mera; Safitri, Dwi Nur Rahmantika Puji; Mustofa, Ahmad
Holistic Nursing Care Approach Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/hnca.v6i1.15617

Abstract

Sindrom Koroner Akut (SKA) merupakan penyakit kegawatdaruratan dimana terjadi penyempitan pembuluh darah koroner sehingga aliran darah menuju otot jantung mengalami penurunan secara mendadak. Penyakit SKA memicu peningkatan stres dan perubahan parameter hemodinamik pada pasien. Terapi pengelolaan tingkat stres dan parameter hemodinamik pada pasien SKA menggunakan terapi nonfarmakologis, yaitu pemberian aromaterapi dengan minyak esensial melissa. Studi kasus bertujuan untuk melakukan penerapan pemberian aromaterapi dengan minyak esensial melissa terhadap tingkat stres dan parameter hemodinamik pada pasien SKA di RSUD K.R.M.T Wongsonegoro Semarang. Studi kasus menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan. Pemberian aromaterapi dilakukan selama 1 hari dalam 1 kali penerapan selama 90 menit. Tingkat stres diukur dengan kuesioner State Trait Anxiety Inventory Trait (STAI-T). Intervensi dilakukan dengan meneteskan 2 tetes minyak aroma esensial melissa pada patch dan menempelkannya pada masker medis yang diberikan kepada pasien. Tekanan Darah (TD) dan frekuensi detak jantung diukur per 10 menit saat pemberian aromaterapi. Hasil studi kasus menunjukkan bahwa terjadi penurunan tingkat stres dan penurunan TD, serta penurunan frekuensi detak jantung. Subjek 1 setelah dilakukan penerapan tingkat  stresnya menurun menjadi skor 40 (stres ringan), TD 120/60 mmHg, dan frekuensi detak jantung 85 x/menit. Subjek 2 setelah dilakukan penerapan skor tingkat stres menurun menjadi skor 35 (stres ringan), TD 104/50 mmHg, dan frekuensi detak jantung 82 x/menit. Subjek 3 setelah dilakukan penerapan skor tingkat stres mengalami penurunan menjadi skor 38 (stres ringan), TD 98/50 mmHg, dan frekuensi detak jantung 67 x/menit. Terapi aromaterapi dengan minyak esensial melissa dapat mengelola tingkat stres dan parameter hemodinamik pada pasien SKA.