Perencanaan dan pengawasan biaya operasional memiliki peranan yang penting dalam rangka meningkatkan keuntungan suatu perusahaan. Guna memperoleh hasil yang diinginkan, haruslah memiliki sebuah perencanaan serta pengawasan yang sesuai. Perencanaan dan pengawasan kegiatan yang dilaksanakan suatu perusahaan haruslah menyesuaikan dengan keadaan serta besarnya sebuah perusahaan. Perusahaan juga harus mengetahui bagaimana pelaksanaannya sehingga suatu aktivitas dapat terlaksana dengan sebaik-baiknya. Penelitian ini memiliki sebuah tujuan guna mengetahui mengenai konsep atau gambaran tentang perencanaan serta pengawasan biaya operasional serta mengukur efektivitas perencanaan dan pengawasan PT. Gruti Lestari Pratama. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara. Adapun jenis data yang dipakai yakni primer dan sekunder. Dalam penelitian ini, penulis mewawancarai narasumber yaitu: Kepala Tata Usaha (KTU). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan memakai pendekatan Top Down and Buttom Up yakni prosedur dalam penyusunan anggaran sebuah perusahaan yang melibatkan seluruh insan yang memiliki tanggung jawab dalam penyusunan anggaran setiap bagian dari kemampuannya sendiri. Dimana penulis juga sudah melakukan sebuah analisis bahwa perencanaan dan pengawasan biaya operasional sudah bagus dan efektif, meskipun masih terdapat hambatan dalam perencanaan dan pengawasan biaya operasional akan tetapi perusahaan dapat mengatasi hambatan tersebut. Penulis dapat menyimpulkan bahwa perencanaan dan pengawasan biaya operasional sudah efektif, pada tahun 2018 yaitu 98,70%, 2019 yaitu 100,50% dan 2020 yaitu 100,59% berdasarkan hasil wawancara dan klasifikasi pengukuran efektivitas.