Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERENCANAAN DRAINASE ARENA PACUAN KUDA ANGIN LAUT DESA PENYARING KECAMATAN MOYO UTARA Fajri, Nur; Satriawansyah, Tri; Nuraini, Eni; Padusung; Lamo, Ahmad
Jurnal SainTekA Vol. 2 No. 3 (2021): Jurnal SainTekA
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (938.869 KB) | DOI: 10.58406/sainteka.v2i3.683

Abstract

The sea breeze horse racing arena located in Penyaring Village, North Moyo District, when it rains, will always be flooded because there are no channels that can drain and catch rainwater on the racetrack. So it is necessary to plan a drainage channel in the sea breeze racetrack as a solution to the arena. The purpose of this study 1). to find out the design discharge of the sea breeze racetrack drainage channel, 2). To find out how the dimensions of the drainage of the sea breeze racetrack, 3). To find out the impact of planning the drainage of the sea breeze racetrack.The data or information used is secondary data obtained from the Central Statistics Agency of Sumbawa Regency and primary data is obtained from direct surveys in the field. The method used in determining the maximum rainfall is the Gumbel Method.After doing the calculation, the researcher gets (1). From the results of the analysis, to determine the planned discharge using 10 years of rainfall data at the stations of North Moyo District, Moyo Hilir District and Sumbawa District and the plan return period is 10 years. Based on the calculation, it is obtained that the total planned discharge is Q runoff = 3,199 m3/second, (2). The dimensions of the channel use a trapezoidal cross section with a slope of 0.7 m. base width (B) = 0.6 m, water level (h) = 0.7 m and guard height (w) = 0.8 m, (3). The results of the calculation of the capacity of the reservoir, the capacity of the reservoir A = 1047.22 M3, the capacity of the reservoir B = 1022.14 M3 the capacity of the reservoir C = 543.96 M3
PERAN KEPALA MADRASAH DALAM MEMBERDAYAKAN GURU PJOK UNTUK MENGINTEGRASIKAN PERMAINAN TRADISIONAL SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI MTSN 9 TABALONG Lamo, Ahmad
Jurnal Education and Development Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i1.7605

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menganalisis dan mengetahui peran kepala madrasah dalam memberdayakan guru pjok untuk mengintegrasikan permainan tradisional sebagai media pembelajaran berbasis kearifan lokal di MTsN 9 Tabalong. (2) Menganalisis dan mengetahui kendala yang terjadi dalam peran kepala madrasah dalam memberdayakan guru pjok untuk mengintegrasikan permainan tradisional sebagai media pembelajaran berbasis kearifan lokal di MTsN 9 Tabalong. (3) Menganalisis dan mengetahui cara peran kepala madrasah dalam memberdayakan guru pjok mengatasi kendala dalam mengintegrasikan permainan tradisional sebagai media pembelajaran berbasis kearifan lokal di MTsN 9 Tabalong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Strategi pendekatan yang dilakukan oleh kepala madrasah agar tujuannya tercapai yaitu menggunakan pendekatan kewibawaan, sifat, perilaku, dan situasional. (2) Kendala utama yang dialami Kepala MTsN 9 Tabalong dalam mengintegrasikan permainan tradisional sebagai media pembelajaran berbasis kearifan lokal adalah situasi atau kondisi saat ini. Faktor situasi yang dimaksud adalah perubahan budaya dari tahun ke tahun, peserta didik dapat mudah mengakses game online karena perkembangan teknologi. Selain itu juga, adanya peserta didik yang kurang berminat terhadap permainan tradisional karena tidak memahami nilai kearifan lokal di dalamnya. (3) Solusi dari kendala utama yang dilakukan oleh Kepala MTsN 9 Tabalong dalam mengintegrasikan permainan tradisional sebagai media pembelajaran berbasis kearifan lokal adalah komunikasi, baik dalam hal merencanakan program, melaksanakan kegiatan, dan mengevaluasi.