Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT

PERAN KEPALA MADRASAH DALAM MEMBERDAYAKAN GURU PJOK UNTUK MENGINTEGRASIKAN PERMAINAN TRADISIONAL SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI MTSN 9 TABALONG Lamo, Ahmad
Jurnal Education and Development Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i1.7605

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menganalisis dan mengetahui peran kepala madrasah dalam memberdayakan guru pjok untuk mengintegrasikan permainan tradisional sebagai media pembelajaran berbasis kearifan lokal di MTsN 9 Tabalong. (2) Menganalisis dan mengetahui kendala yang terjadi dalam peran kepala madrasah dalam memberdayakan guru pjok untuk mengintegrasikan permainan tradisional sebagai media pembelajaran berbasis kearifan lokal di MTsN 9 Tabalong. (3) Menganalisis dan mengetahui cara peran kepala madrasah dalam memberdayakan guru pjok mengatasi kendala dalam mengintegrasikan permainan tradisional sebagai media pembelajaran berbasis kearifan lokal di MTsN 9 Tabalong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Strategi pendekatan yang dilakukan oleh kepala madrasah agar tujuannya tercapai yaitu menggunakan pendekatan kewibawaan, sifat, perilaku, dan situasional. (2) Kendala utama yang dialami Kepala MTsN 9 Tabalong dalam mengintegrasikan permainan tradisional sebagai media pembelajaran berbasis kearifan lokal adalah situasi atau kondisi saat ini. Faktor situasi yang dimaksud adalah perubahan budaya dari tahun ke tahun, peserta didik dapat mudah mengakses game online karena perkembangan teknologi. Selain itu juga, adanya peserta didik yang kurang berminat terhadap permainan tradisional karena tidak memahami nilai kearifan lokal di dalamnya. (3) Solusi dari kendala utama yang dilakukan oleh Kepala MTsN 9 Tabalong dalam mengintegrasikan permainan tradisional sebagai media pembelajaran berbasis kearifan lokal adalah komunikasi, baik dalam hal merencanakan program, melaksanakan kegiatan, dan mengevaluasi.