Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Clustering Daerah Rawan Angin Puting Beliung Pada Kabupaten Di Sumatera Utara Dengan Algoritma K-Means Ramadhan, Rizky Syahrul; Rakhmat Kurniawan R; Muhammad Siddik Hasibuan
Jurnal Ilmiah Komputasi Vol. 23 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Komputasi : Vol. 23 No 2, Juni 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32409/jikstik.23.2.3578

Abstract

Provinsi Sumatera Utara merupakan daerah dengan topografi yang berbeda-beda di tiap kabupatennya dimana terdiri dari dataran tinggi, dataran rendah, pegunungan dan pantai. Dengan keadaan seperti itu sering terjadi bencana alam salah satunya angin puting beliung. Masalah yang terjadi adalah bagaimana mengetahui daerah yang rawan angin puting beliung agar mengurangi kerugian dan korban jiwa. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah untuk mengetahui daerah yang rawan angin puting beliung adalah dengan menggunakan teknik data mining. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah algoritma k-means clustering. Algoritma k-means clustering dapat mengelompokkan data yang memiliki karakteristik yang sama menjadi satu kelompok dan data yang memiliki karakteristik yang berbeda dikelompokkan menjadi kelompok lainnya. Data yang digunakan yaitu parameter angin puting beliung dari 33 kabupaten/kota dan 181 column data. Hasilnya diperoleh cluster 0 atau daerah dengan potensial rawan bencana angin puting beliung rendah sebanyak 19 daerah dan cluster 1 atau daerah dengan potensial rawan bencana angin puting beliung tinggi sebanyak 14 daerah.
Penerapan Algoritma K-Means Untuk Clustering Tempat Makan Di Batubara Kurniawan, Riski Askia; Hasibuan, Muhammad Siddik; Piramida, Piramida; Ramadhan, Rizky Syahrul
Journal of Computer Science and Informatics Engineering Vol 1 No 1 (2022): Januari
Publisher : Ali Institute of Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (664.886 KB) | DOI: 10.55537/cosie.v1i1.27

Abstract

Batubara adalah kabupaten yang menyimpan potensi wisata yang banyak. Tempat wisata yang banyak memungkinkan untuk menarik wisatawan dalam berkunjung, selain mempertimbangkan tempat wisata tentu saja wisatawan melirik tempat kuliner yang disajikan ketika berkunjung. Rumah makan, resto dan cafe yang terdapat di Kabupaten Batubara merupakan diantaranya. Kami melakukan penelitian dengan mengumpulkan jumlah tempat makan (Rumah makan, Resto, dan Cafe) setiap kecamatan di Kabupaten Batubara pada tahun 2016, 2017, dan 2021 dan menerapkan algoritma K-Means Clustering yaitu mengelompokkan jumlah tempat makan berdasarkan tahun. Tujuannya agar wisatawan mudah mencari tempat kuliner dan wisatawan juga mengetahui tempat makan berdasarkan kecamatan yang sesuai dengan tempat wisata di Kabupaten Batubara. Kegiatan mengumpulkan data tempat makan (Rumah makan, Resto dan Cafe) ini didasarkan kegiatan Kerja Praktik yang diselenggarakan selama 1 bulan dengan menerapkan apa yang dipelajari selama perkuliahan. Nantinya informasi yang diperoleh dalam penelitian ini digunakan untuk melihat perkembangan ekonomi dan tempat kuliner di Kabupaten Batubara
Analisis Potensi Pemanfaatan Limbah Ampas Kopi Sebagai Produk bernilai Ekonomis Hakim, Luqmanul; Rusydani, Muhammad Nashir; Ramadhan, Rizky Syahrul; Allah, Viollae Cahaya
Review of Education, Science, and Technology Vol 1 No 3: April 2026
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/reset.v1i3.263

Abstract

Penelitian ini mengkaji pemanfaatan limbah ampas kopi sebagai bahan dasar produk padat dengan penambahan berbagai jenis bahan perekat. Metode yang digunakan adalah kajian literatur dengan pendekatan deskriptif analitis terhadap artikel ilmiah lima tahun terakhir yang diperoleh dari database seperti Google Scholar, SINTA, dan Scopus. Hasil kajian menunjukkan bahwa ampas kopi memiliki kandungan yang berpotensi dimanfaatkan dalam berbagai produk seperti briket, kompos, material komposit, kerajinan, hingga biofuel. Proses pengolahan umumnya meliputi pengeringan, penghalusan, pencampuran dengan perekat, pencetakan, dan pengeringan akhir, dengan variasi metode manual maupun mesin. Jenis perekat terbukti sangat memengaruhi kualitas produk, di mana perekat seperti tepung pati, molase, lignin, permen karet Xanthan, resin, putih telur, bentonite, lem PVA, poliuretan, urea-formaldehid dan resin fenol-formaldehid. Komposisi perekat yang optimal berada pada 10–20% untuk mencapai keseimbangan antara kekuatan dan efisiensi energi. Studi ini memberikan dasar untuk mengembangkan produk limbah kopi yang bernilai ekonomi dan ramah lingkungan.