Judul tulisan ini “Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia†(Solusi dalam Pembentukan Karakter Anak). Permasalahanya adalah (1) nilai-nilai apakah yang harus diintergrasikan untuk pembentukan karakter anak Indonesia sekarang dan generasi yang akan datang? (2) bagaimanakah cara mengintergrasikan nilai-nilai untuk pembentukan karakter anak Indonesia sekarang dan generasi yang akan datang dalam pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia? Tujuan pendeskripsian tulisan ini adalah untuk mencari solusi pembentukan karakter anak, yakni dengan pembelajaran bahasa dan satra Indonesia. Pembelajaran yang dimaksud adalah dengan mengintergrasikan nilai-nilai karakter dalam pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia. Nilai-nilai karakter dapat diintergrasikan dengan pengajaran bahasa maupun dengan pengajaran sastra. Nilai-nilai yang dapat dinntergrasikan adalah (1) karakter cinta Tuhan dan segenap ciptaan-Nya, (2) kemandirian dan tanggung jawab, (3) kejujuran atau amanah, diplomatis, (4) hormat dan santun, (5) dermawan, suka tolong menolong gotong royong, (6) percaya diri dan pekerja cerdas, (7) kepemimpinan dan keadilan, (8) baik dan rendah hati, (9) karakter toleransi, kedamaian dan kesatuan. Cara mengintergrasikan nilai-nilai untuk pembentukan karakter anak Indonesia sekarang dan generasi yang akan datang dalam pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia dapat dilakukan dengan (1) memilih topik sesuai dengan nilai yang akan dintegrasikan, (2) mengekplisitkan hal-hal ikhwal dalam paragraf atau karangan (bahasa/ sastra) sesuai dengan SK dan KD. (3) memberi penguatan pada nilai-nilai positif yang dapat membentuk karakter anak. (4) menghindari apresiasi anak yang ambigu/apresiasi yang dapat membawa nilai-nilai negatif untuk pembentukan karakter anak. (5) senantiasa menciptakan suasana proses belajar mengajar yang aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan.Kata kunci: pengintergrasian, nilai-nilai, karakter