Mohammad mas' usdi
universitas muhammadiyah yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Islam, Kolonialisme, dan Zaman Modern di Hindia Belanda : Biografi Sayid Usman ( 1822-1914) Mohammad mas' usdi
Afkaruna: Indonesian Interdisciplinary Journal of Islamic Studies Vol 14, No 2: December 2018
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/AIIJIS.2018.0090.262-266

Abstract

Ketika hari ini kita mengenal tokoh politik Anis Baswedan sebagai Gubernur DKI, pada dasarnya  hal itu merupakan mata rantai  panjang dari peran politik yang telah dimainkan oleh warga keturunan Arab Hadramaut di Indonesia. Pada masa awal Kemerdekaan RI, kita mengenal  Hamid Algadri dan AR Baswedan sebagai tokoh perintis kemerdekaan Indonesia keturunan Arab. Keduanya mendirikan Persatuan Arab Indonesia (PAI) yang berdiri di Semarang pada tahun 1934  untuk mendorong kesetiaan para imigran Arab kepada Indonesia dan menjadi Partai Arab Indonesia pada tahun 1940 karena adanya tuntutan politik pada waktu itu. Hamid Algadri telah berjasa dalam perundingan Linggarjati, perundingan Renville, dan KMB (Konferensi Meja Bundar), sementara  AR. Baswedan  pernah menjabat sebagai Menteri Muda Penerangan dalam Kabinet Syahrir III, yang notabene  merupakan kakek dari Anis Baswedan.