Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kesesuaian Wisata Bahari Berdasarkan Indeks Tutupan Karang di Perairan Pantai Teluk Lombok Kecamatan Sangatta Selatan Muhammad Hirwan Wahyudi; Anshar Haryasakti
Jurnal Pertanian Terpadu Vol 8 No 2 (2020): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid VIII Nomor 2 Desember 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36084/jpt..v8i2.276

Abstract

Teluk Lombok sebagai destinasi wisata yang memiliki hamparan terumbu karang yang dapat dijadikan salah satu objek wisata bahari. Tujuan Penelitian ini : (1) Untuk mengetahui kondisi terumbu karang yang ada di pantai teluk Lombok, (2) Untuk mengetahui nilai indeks kesesuaian wisata snorkling dan diving di Teluk Lombok. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni sampai dengan Agustus 2020 di perairan Teluk Lombok desa Sangkima Kecamatan Sangatta Selatan. Pengambilan data terumbu karang mengunakan metode Line Intercept Transect. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi terumbu karang pada stasiun I masih tergolong baik dengan Presentase 60,14%, stasiun II terumbu karang tergolong dalam kategori buruk dengan presentase 9,58%, stasiun III masuk dalam ketegori sedang dengan presentase 25,06%. Perairan pantai teluk lombok masih dapat dijadikan lokasi wisata snorkling dan diving.
Studi Sebaran Kandungan Total Suspended Solid Biology di Perairan Pulau Birah-Birahan Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur Rosdianto Rosdianto; Supriyanto Supriyanto; Anshar Haryasakti; Nurhayati Nurhayati
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 5, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v5i2.5873

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui nilai konsentrasi dan pola sebaran Total Suspended Solid (TSS) di perairan Pulau Birah-Birahan. TSS merupakan residu dari padatan total yang tertahan oleh saringan dengan ukuran partikel maksimal 2μm atau lebih besar dari ukuran partikel koloid. Penelitian untuk data insitu dilakukan pada bulan Oktober sampai Desember 2019 di perairan Pulau Birah-Birahan, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dan metode penentuan lokasi menerapkan purposive sampling sedangkan sampel air yang akan diidentifikasi adalah sampel permukaan. Analisa digunakan dengan rumus TSS dan Transformasi nilai DN menjadi reflektan ToA dengan mengunakan Algoritma Syarif Budiman (2004).  Data Citra satelit tahun 2017 -2019 digunakan untuk pembanding sebaran TSS dengan data penelitian insitu. Hasil penelitian pada pengambilan data lapangan menunjukkan bahwa kandungan TSS berkisar 4-124 mg/L sedangkan pada data citra menunjukan bahwa kandungan TSS berkisar 0-181 mg/L. Hal ini menunjukkan bahwa kondisi TSS di daerah studi kondisi baik dari data citra tahun 2017 sampai tahun 2019 dan data insitu TSS Nopember 2019 Kabupaten Kutai Timur yang tergolong tidak terlalu tinggi. Hubungan antara nilai konsentrasi dan pola sebaran TSS di perairan Pulau Birah-Birahan sangat dinamis, hal ini ditandai dengan luasan TSS yang terus berubah-ubah dari waktu ke waktu baik peningkatan ataupun penurunan luasan konsentrasi TSS.
Mangrove Care Social Action for Conservation and Development Ecotourism in East Kutai Eny Heriyati; Anshar Haryasakti
Altifani Journal: International Journal of Community Engagement Vol 4, No 2 (2024): Altifani Journal: International Journal of Community Engagement
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/altifani.v4i2.8018

Abstract

The social activities of STIPER East Kutai Marine Science lecturers as a form of Community Service activity is carrying out mangrove conservation activities in the Teluk Lingga area. Conservation is a method and effort to utilize available resources to ensure their sustainability in the future. Community service in the form of planting 6000 mangrove seedlings aims to conserve the Lingga Bay mangrove forest and ecotourism in the East Kutai coastal area. The smooth implementation of this Community Service was thanks to the collaboration of all levels of the East Kutai community with the Ministry of Forestry, the Watershed Forum, the Coastal Area Observer Forum  and regional leadership in East Kutai. The type of mangrove planted is Avicennia sp. Apart from being carried out by lecturers, this 6000 mangrove planting event was also attended by students, East Kutai High School and Vocational School students and the general public in the Teluk Lingga area. The success of mangrove conservation activities can make the Lingga Bay coastal area an ecotourism area for the East Kutai Community.