Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh negara asal (country of orign) dan kurang tersedianya produk domestik terhadap sikap konsumen pada makanan dari Malaysia karena banyaknya produk makanan Malaysia yang membanjiri pasar Indonesia khususnya Pontianak. Permasalahan dalam penelitian ini: apakah terdapat pengaruh negara asal (country of orign) terhadap sikap konsumen pada makanan dari Malaysia dan apakah terdapat pengaruh kurang tersedianya produk domestik terhadap sikap konsumen pada produk makanan dari Malaysia. Metode penelitian yang digunakan metode survey, Metode pengumpulan data: kuesioner, kepustakaan dan wawancara. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh konsumen yang pernah atau masih mengkonsumsi produk makanan dari Malaysia yang berlokasi di Pontianak. Sampel 200 orang dengan teknik accidental sampling. Teknik analisis kuantitatif dengan skala Likert. Alat analisis regresi berganda dengan program SPSS untuk uji t dan uji F Anova. Berdasarkan hasil analisis diperoleh nilai F hitung sebesar 21,244 > F tabel 3,06 atau Sig. sebesar 0,000 < 0,05. Artinya, Ho ditolak. Dapat dikatakan bahwa variabel X1 (COO) dan X2 (KTPD) berpengaruh secara simultan dan signifikan terhadap variabel sikap konsumen pada makanan Malaysia (Y). Tingkat signifikansi variabel X1 (COO) sebesar 0,000 yang lebih kecil dari pada 0,05 atau a/2 =0,025 karena penelitian ini 2 arah (0,000 < 0,025). Nilai t hitung pada variabel X1 (COO) sebesar 5,556 dan t tabel sebesar 1,960. Karena 5,556 > 1,960, maka Ho ditolak, berarti secara parsial pengaruh COO terhadap sikap konsumen pada makanan Malaysia signifikan. Tingkat signifikansi variabel X2 (KTPD) sebesar 0,016 yang lebih kecil dari pada 0,05 atau a/2 =0,025 karena penelitian ini 2 arah (0,016 < 0,025). Nilai t hitung pada variabel X2 (KTPD) sebesar 2,426 dan t tabel sebesar 1,960. Karena 2,426 > 1.960, maka Ho ditolak, berarti secara parsial pengaruh Kurang Tersedianya Produk Domestik (KTPD) terhadap sikap konsumen pada makanan Malaysia signifikan. Keywords: Country of Orign (COO), Kurang Tersediannya Produk Domestik (KTPD) dan Sikap Konsumen