HEPI SYAFRIADI
Universitas Gadjah Mada

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KEMAMPUAN EARNINGS DAN ARUS KAS DALAM MEMPREDIKSI EARNINGS DAN ARUS KAS MASA DEPAN: HEPI SYAFRIADI
Jurnal Bisnis dan Akuntansi Vol 2 No 1 (2000): Jurnal Akuntansi dan Bisnis
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (942.791 KB) | DOI: 10.34208/jba.v2i1.380

Abstract

Sejauh ini laporan keuangan, khususnya neraca dan earnings masih diyakini sebagai alat yang andal bagi para pemakainya untuk mengurangi resiko ketidakpastian dalam pengambilan keputusan-keputusan ekonomi. Namun demikian, untuk laporan earnings sampai saat ini masih terdapat kontradiksi atas kesimpulan yang dihasilkan berkaitan dengan manfaat isi informasi yang dikandungnya, khususnya kemampuan earnings dan arus kas dalam jangka pendek. Demikian juga halnya dengan laporan arus kas yang telah diwajibkan oleh IAI untuk dilaporkan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Studi ini ditujukan untuk menguji kemampuan earnings dan arus kas dalam memprediksi 2 benefit ekuitas modal masa depan yaitu earnings dan arus kas. Studi didasarkan pada data sebanyak 40 laporan keuangan perusahaan manufaktur Go Publik untuk periode 1995-1996, dengan menggunakan metode statistik regresi linear. Untuk tujuan penelitian, analisis juga dilakukan terhadap data yang telah di deflasi dengan faktor deflator indeks harga konsumen (Consumer Price Index/CPI). Hasil pengujian statistik menunjukkan bahwa earnings sebagai variabel independen memiliki hubungan yang lebih erat dengan variabel dependen earnings dibandingkan arus kas sebagai variabel independen terhadap earnings. Namun dari uji statistik d (Durbin-Watson) ditemukan adanya otokorelasi yang positif. Selanjutnya untuk hipotesis kedua ditemukan bukti earnings sebagi variabel independen tidaklah signifikan dalam hubungannya dengan arus kas sebagai variabel dependen, dibandingkan prediktor arus kas terhadap arus kas. Sedangkan pengujian terhadap hipotesa ketiga didapat kesimpulan bahwa earnings tidak memiliki kemampuan prediksi inkremental terhadap arus kas. Hasil uji statistik d untik kedua hipotesa terakhir tidak ditemukan adanya otokorelasi.