ENDAH PRAPTI LESTARI
Universitas Negeri Semarang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KEWAJIBAN HUKUM (LEGAL LIABILITY) AUDITOR AZIZUL KHOLIS; I NENGAH RATA; SRI SULISTYOWATI; ENDAH PRAPTI LESTARI
Jurnal Bisnis dan Akuntansi Vol 3 No 3 (2001): Jurnal Bisnis dan Akuntansi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1834.256 KB) | DOI: 10.34208/jba.v3i3.527

Abstract

Konflik antara auditor dan pemakai terjadi karena kesenjangan harapan (expectation gap) antara pemakai dan auditor (Loebbecke dan Arens, 1999, h.788). Sebagian besar auditor melaksanakan audit sesuai dengan standar auditing yang berlaku umum adalah segalanya. Banyak pemakai yakin bahwa auditor menjamin akurasi laporan keuangan dan sebagian pemakai bahkan percaya bahwa auditor menjamin masa depan keuangan perusahaan. Untuk itu makalah ini melihat apa sebenarnya kewajiban hukum auditor menjamin masa depan keuangan perusahaan. Untuk itu makalah ini melihat apa sebenarnya kewajiban hukum auditor dilihat dari konsep, kasus-kasus dan praktik yang telah terjadi di beberapa negara antara lain Amerika, Inggris, Australia dan Indonesia. Secara khusus pembahasan banyak mengacu terhadap situasi dan kondisi praktik akuntan yang ada di Amerika. Berdasrkan deskriptif dan pembahasn yang diuraikan dalam makalah ini, kewajiban hukum auditor meliputi (1) kewajiban kepada klien (Liabilities to client), (2) kewajiban kepada pihak ketika menurut common law (liabilites to third party), (3) kewajiban perdata menurut hukum sekuritas federal (liabilities under securitas law) dan (4) kewajiban kriminal (criminal liabilities). Makalah ini menyimpulkan penetapan terhadap sejauh mana auditor harus bertanggung jawab atas kebenaran laporan keuangan merupakan hal yang relevan terhadap profesi dan terhadap masyarakat. Adanya tanggung jawab jelas menunjukkan peringatan terhadap cara yang ceroboh atau bahkan ketidakjujuran dari beberapa auditor, akan tetapi, tidak adil untuk menganggap bahwa auditor harus bertanggung jawab secara hukum atas segala kekeliruan dalam laporan keuangan.
Synergy of Geological Science and Quranic Literacy in Developing a Disaster Mitigation Curriculum Based on Religious Values Arif Muzayin Shofwan; Muhammad Yani; Endah Prapti Lestari
Khazanah: Journal of Islamic Education and Science Vol. 1 No. 2 (2025): Khazanah: Journal of Islamic Education and Science
Publisher : Institut Bahri Asyiq Galis Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61815/khazanah.v1i2.869

Abstract

This study was motivated by the increasing risk of geological disasters in Indonesia and the lack of systematic integration between geological science and Qur’anic literacy within value-based disaster mitigation curricula. This gap indicated the need for curriculum reconstruction that not only emphasized scientific and cognitive dimensions but also incorporated values and character formation. The study aimed to analyze the conceptual needs and to construct a disaster mitigation curriculum model based on the synergy between geological science and Qur’anic literacy. A descriptive qualitative approach with a systematic meta-analysis design was employed, examining scholarly publications from 2017 to 2025 retrieved from reputable academic databases. Data were analyzed using content analysis and thematic analysis to synthesize patterns of integration identified in the literature. The findings revealed that the integration of science and religious values in disaster mitigation education remained partial and had not yet been formulated into an operational curriculum model. This study produced an integrative conceptual model that combined epistemological foundations, curriculum structure, and character-oriented mitigation outcomes, contributing theoretically to interdisciplinary curriculum development and practically to value based disaster education.