Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Board Size, Ownership Diffusion, Gender Diversity, Media Exposure, dan Pengungkapan Corporate Social Responsibility (Studi Kasus pada Perusahaan Indeks SRI-KEHATI yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2013-2017) Lusia Revika Septianingsih; Muhamad Muslih
Jurnal Akuntansi Vol. 11 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jam.v11i2.1995

Abstract

This study aims to analyze the effect of board size, ownership diffusion, gender diversity, and media exposure to CSR disclosure. The population in this study is the SRI-KEHATI index company listed on the Indonesia Stock Exchange during 2013-2017. The total sample obtained using purposive sampling technique is as many as 50 samples, consisting of 10 companies for 5 years. The analysis technique used in this study is panel data regression analysis.The results of the study show that partially, the board size affects the disclosure of corporate social responsibility and results in a negative direction. Meanwhile, ownership diffusion, gender diversity, and media exposure have no effect on disclosure of corporate social responsibility. Keywords: Board Size, Corporate Social Responsibility Disclosure (CSRD), Gender Diversity, Media Exposure, and Ownership Diffusion.
The Influence of Good Corporate Governance, Profitability, and Leverage on Company Value in the Energy Sector Listed on the Indonesia Stock Exchange in 2018 - 2023 Zidan Osca Alfansyah; Muhamad Muslih
Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics (IIJSE) Vol 8 No 3 (2025): Sharia Economics
Publisher : Universitas KH. Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/iijse.v8i3.8039

Abstract

This study investigates the effect of Good Corporate Governance (GCG), profitability, and leverage on firm value among energy sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during 2018–2023. A descriptive quantitative approach with a case study design is employed, using secondary data from 45 companies, resulting in 270 firm-year observations. GCG is measured through the proportion of independent commissioners, the number of board members, and the audit committee’s size, as these elements are widely recognized in agency theory as mechanisms for monitoring managerial performance and reducing information asymmetry. Profitability is proxied by Return on Assets (ROA), leverage by the Debt-to-Equity Ratio (DER), and firm value by the Price-to-Book Value (PBV). Panel data regression analysis is applied, with model selection based on the Chow, Hausman, and Lagrange Multiplier tests, processed using IBM SPSS 25 and EViews 13. The findings indicate that the independent variables collectively exert a significant influence on firm value. Partially, audit committee size and the number of directors exhibit a negative association with firm value, while leverage has a positive effect. In contrast, the proportion of independent commissioners and profitability show no significant relationship. These results emphasize that firm value in the energy sector is more strongly shaped by governance mechanisms and financial structure than by profitability performance.
PELATIHAN MATERI PEMBUATAN LAPORAN KEUANGAN BERDASARKAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN UNTUK SISWA/I SMK 2 SANTANA CIBATU KABUPATEN GARUT JAWA BARAT Muhamad Muslih; Kurnia Kurnia; Annisa Nurbaiti; Achtar Rayhan Arief; Khofifah Salmah
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v3i1.7106

Abstract

Permasalahan generasi muda saat ini adalah minimnya fondasi pengetahuan dan pemahaman mengenai keuangan, khususnya akuntansi sebagai bahasa universal penilaian kinerja keuangan. Beberapa cara untuk menyelesaikan masalah ini dengan melalui peningkatan literasi keuangan, pengetahuan, dan pemahaman laporan keuangan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pelatihan materi pembuatan laporan keuangan berdasarkan standar akuntansi keuangan untuk siswa/i SMK 2 Santana Cibatu Kabupaten Garut Jawa Barat. Peningkatan pemahaman laporan keuangan dilaksanakan melalui pelatihan yang mencakup latihan materi penyusunan laporan keuangan berdasarkan SAK, laporan keuangan UMKM, dan dasar-dasar perpajakan. Hasil dari pengabdian masyarakat adalah pelatihan materi penyusunan laporan keuangan berdasarkan SAK memiliki dampak yang signifikan terhadap peningkatan pengetahuan dan pemahaman laporan keuangan siswa/i SMK 2 Santana Cibatu Kabupaten Garut Jawa Barat. Upaya pengabdian masyarakat seperti ini diharapkan dapat memberikan dampak dan manfaat jangka panjang untuk membentuk generasi yang memiliki pemahaman keuangan yang baik.
PERHITUNGAN SEDERHANA PAJAK PENGHASILAN (PPh) UNTUK UMKM Se-KOTA BANDUNG Annisa Nurbaiti; Muhamad Muslih; Kurnia; Achtar Rayhan Arief; Pascalis Gratio Vento Theonathan; Indah Nurul Rahadatul’asy
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 4 No. 1 (2024): The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v6i1.7735

Abstract

Pajak penghasilan (PPh) merupakan salah satu kewajiban yang harus dipenuhi oleh setiap wajib pajak, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Namun, masih ada pelaku UMKM yang belum memahami cara menghitung dan melaporkan PPh sesuai dengan ketentuan yang berlaku pada aplikasi perpajakan. Salah satu tugas bersama untuk membangun negara yang kuat dan makmur adalah meningkatkan kapasitas dan kualitas negara melalui pembangunan SDM yang unggul. Tri Dharma perguruan tinggi adalah tanggung jawab institusi pendidikan tinggi universitas. Penggunaan Tri Dharma baik di dalam maupun di luar kampus tentunya memiliki tujuan yang menguntungkan, yaitu menghasilkan generasi muda yang memiliki cara berpikir yang inovatif, kreatif, dan mandiri. Oleh karena itu, diperlukan pengabdian masyarakat Indonesia yang berperan dalam memberikan pelatihan perhitungan sederhana PPh untuk UMKM dan pengenalan aplikasi perpajakan. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran pelaku UMKM dalam memenuhi kewajiban perpajakannya, khususnya PPh. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah melalui penyuluhan, simulasi, dan bimbingan kepada para pelaku UMKM yang berasal dari berbagai sektor usaha. Hasil yang diperoleh dari pengabdian masyarakat ini adalah terciptanya pelaku UMKM yang mampu menghitung dan melaporkan PPh secara mandiri, tepat, dan benar pada aplikasi perpajakan, serta makin meningkatkan pentingnya untuk mengikuti acara ini dalam ajang mendapatkan informasi mengenai seputar perpajakan dengan melihat hasil dari feedback kegiatan.
PERHITUNGAN SEDERHANA PAJAK PENGHASILAN KEPADA KELOMPOK UMKM BERBASIS PENGOLAHAN DAUN KELOR Wahdan Arum Inawati; Kurnia Kurnia; Muhamad Muslih
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 3 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i3.38929

Abstract

Abstrak: Kegiatan pengabdian masyrakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pemahaman usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tentang perhitungan pajak penghasilan yang sederhana melalui pendidikan pajak. Sasaran kegiatan ini adalah ibu-ibu yang bergabung dalam UMKM Berbasis Pengolahan Daun Kelor di Kabupaten Bandung yang masih mengalami kesulitan dalam memenuhi kewajiban pajaknya, terutama dalam menghitung dan melaporkan pajak penghasilan. Kegiatan ini dilaksanakan melalui pelatihan dan pendampingan dengan penyediaan materi, diskusi interaktif, dan pemeriksaan pemahaman melalui pre-test dan post-test. Materi yang disediakan meliputi pengenalan kategori UMKM, jenis pajak, tarif pajak, dan perhitungan pajak penghasilan yang mudah sesuai dengan peraturan perpajakan yang berlaku. Hasil kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman peserta, yang tercermin dalam peningkatan nilai sebesar 23% pada post-test. Hal ini membuktikan bahwa kegiatan pendidikan dan pendampingan yang dilakukan dapat meningkatkan kompetensi pajak UMKM. Oleh karena itu, diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan pajak usaha mikro, kecil, dan menengah, khususnya UMKM Berbasis Pengolahan Daun Kelor menjadi model pendidikan pajak yang dapat diterapkan pada kelompok usaha mikro, kecil, dan menengah lainnya. Abstract: This community service activity aims to improve the understanding of micro, small, and medium enterprises (MSME) about simple income tax calculations through tax education. The target of this activity are moms joined in MSME based moringa lead processing in Bandung Regency, which still has difficulties in fulfilling its tax obligations, especially in calculating and reporting income tax. This activity was carried out through training and mentoring with the provision of materials, interactive discussions, and comprehension checks through pre-tests and post-tests. The materials provided included an introduction to MSME categories, types of taxes, tax rates, and easy income tax calculations in accordance with applicable tax regulations. The results of this activity showed an increase in participants' understanding, as reflected in an increase in scores up to 23% on the post-test. This proves that the education and mentoring activities carried out can improve the tax competence of MSME. Therefore, it is hoped that this activity can increase tax awareness and compliance among micro, small, and medium enterprises, especially MSME based moringa lead processing, which can become a model for tax education that can be applied to other micro, small, and medium enterprise groups.
The Effect of Debt Policy, Independent Commissioners, and Firm Size on Firm Value Dea Sinta Mirela; Galuh Tresna Murti; Muhamad Muslih
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 5 No. 10 (2025): Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/eduvest.v5i10.52239

Abstract

Company value describes the success of a company as reflected by a company's share price. The purpose of this study is to determine the influence of debt policy, independent commissioners, and company size on the value of the company. The object of this research is a food and beverage subsector company listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) in 2019-2023. The sample was selected using a purposive sampling technique with certain criteria so that a sample of 45 companies was obtained. The analysis used in this study was a regression analysis of panel data using the Eviews 12 ghost tool. The results of this study show that debt policies, independent commissioners, and company size simultaneously affect the value of the company. Partially, the debt policy has a positive effect on the company's value. Meanwhile, independent commissioners and company size have no effect on the company's value.
PENYULUHAN PERHITUNGAN SEDERHANA PAJAK PENGHASILAN PADA PELAKU UMKM DI KOTA BANDUNG Muhamad Muslih; Kurnia Kurnia; Wahdan Arum Inawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 1 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jpmebd.v1i4.1687

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman pelaku UMKM di Kota Bandung mengenai perhitungan sederhana Pajak Penghasilan (PPh). Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan dan pendampingan langsung kepada pelaku UMKM dengan fokus pada pengenalan dasar perpajakan dan perhitungan PPh sesuai dengan ketentuan perpajakan terbaru. Kegiatan dimulai dengan pre-test untuk mengukur pengetahuan peserta, dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai dasar-dasar perpajakan dan perhitungan PPh untuk UMKM. Setelah materi disampaikan, peserta diminta untuk mengisi post-test yang sama untuk mengukur peningkatan pengetahuan mereka. Hasil pengukuran menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta, dengan nilai pre-test rata-rata 69 poin dan post-test rata-rata 79 poin, yang mencerminkan peningkatan pemahaman sebesar 10 poin. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan literasi pajak bagi pelaku UMKM dan mendukung penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Evaluasi keberlanjutan program menunjukkan manfaat yang diperoleh peserta setelah mengikuti pelatihan, yang diharapkan dapat membantu pelaku UMKM dalam menghitung dan melaporkan PPh secara mandiri kepada kantor pajak. Kata Kunci: Pajak Penghasilan, Pengabdian Masyarakat, Perhitungan Sederhana, UMKM
Pengaruh Prudence, Kepemilikan Manajerial, Volatilitas Laba, Dan Kepemilikan Institusional Terhadap Kualitas Laba Muhamad Muslih; Dzaka' Nazzala Tamma
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 1: November 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i1.5232

Abstract

Informasi laba merupakan salah satu informasi penting yang selalu dinantikan pihak eksternal sebelum menanamkan modalnya pada suatu perusahaan. Oleh karena itu, melalui laba yang berkualitas menandakan bahwa informasi yang disajikan relevan dengan kebutuhan penggunanya serta dapat memperkuat respon pasar terhadap perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh prudence, kepmilikan manajerial, volatilitas laba, kepemilikan institusional terhadap kualitas laba pada perusahaan sektor transportasi dan logistik yang terdaftar di BEI tahun 2018-2022. Metode penentuan sampel menggunakan purposive sampling dengan 9 perusahaan selama 5 tahun, menghasilkan 45 data sampel. Data analisis menggunakan regresi data panel dengan software Eviews 12. Hasil penelitian menemukan bahwa prudence berpengaruh positif terhadap kualitas laba. Sedangkan, kepemilikan institusional berpengaruh negatif terhadap kualitas laba. Variabel kepemilikan manajerial dan volatilitas laba tidak berpengaruh terhadap kualitas laba. Secara simultan prudence, kepemilikan manajerial, volatilitas laba, kepemilikan institusional berpengaruh terhadap kualitas laba. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk memperhatikan prinsip kehati-hatian dalam mencatat laporan keuangan, perusahaan yang menerapkan prinsip prudence (kehati-hatian) yang tinggi pada laporan tahunan suatu perusahaan dapat memberikan informasi laba yang berkualitas.
Melampaui Pengawasan Formal: Supremasi Etika Karyawan dalam Pencegahan Kecurangan Sub Sektor Makanan dan Minuman Indonesia. Muhammad Hazwin Idris; Muhamad Muslih
Jurnal Financia Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Financia
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/xjn7g449

Abstract

Fraud masih menjadi risiko tata kelola yang nyata bagi perusahaan publik, termasuk perusahaan sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), karena keterlambatan dan pelanggaran pelaporan keuangan masih ditemukan meskipun regulasi keterbukaan informasi telah diperkuat oleh OJK. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh frekuensi rapat komite audit, etika karyawan, whistleblowing system, dan teknologi informasi terhadap pencegahan fraud pada perusahaan sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di BEI periode 2020-2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan tahunan perusahaan. Sampel ditentukan melalui teknik purposive sampling sehingga diperoleh 29 perusahaan dengan 145 observasi selama lima tahun pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi rapat komite audit, etika karyawan, whistleblowing system, dan teknologi informasi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap pencegahan fraud, dengan nilai Adjusted R-squared sebesar 83,48%. Namun secara parsial, hanya etika karyawan yang terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap pencegahan fraud, sedangkan frekuensi rapat komite audit, whistleblowing system, dan teknologi informasi secara parsial tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa pencegahan fraud lebih ditentukan oleh kekuatan integritas individu dibandingkan aspek kuantitas mekanisme pengawasan formal semata, sehingga perusahaan disarankan membangun pendekatan pencegahan fraud yang terintegrasi antara penguatan etika karyawan, kualitas substansi pengawasan, keandalan sistem pelaporan, dan optimalisasi teknologi informasi.