DJUNAEDI B11211143
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS RETURN SAHAM SEBELUM DAN SESUDAH PERMEN ESDM RI No.7 TAHUN 2012 DAN No.11 TAHUN 2012 PADA PERUSAHAAN SUB SEKTOR PERTAMBANGAN LOGAM & MINERAL LAINNYA, DAN BATU-BATUAN YANG TERCATAT DI BURSA EFEK INDONESIA B11211143, DJUNAEDI
Equator Journal of Management and Entrepreneurship (EJME) Vol 2, No 1 (2014): JURNAL MAHASISWA MAGISTER MANAJEMEN
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/ejme.v2i1.5954

Abstract

Penelitian ini merupakan bentuk event study (studi peristiwa ) yaitu untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh negatif Peraturan Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia No.7 tanggal 6 Februari 2012 (Peristiwa I) dan No.11 tanggal 16 Mei 2012 (Peristiwa II) terhadap return saham Perusahaan Sub Sektor Pertambangan Logam & Mineral lainnya, dan Batu-batuan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan sub sektor pertambangan logam & mineral lainnya yang sudah go public dan sebagai sampelnya adalah 4 perusahaan yaitu ANTM (Aneka Tambang (Persero) Tbk), INCO (Vale Idonesia Tbk), PSAB (J Resources Asia Pasifik Tbk) dan TINS (Timah (Persero) Tbk). Periode pengamatan Peristiwa I selama 51 hari bursa yang terdiri dari 30 hari periode estimasi dan 21 hari periode peristiwa dimana 10 hari sebelum , 1 hari saat dan 10 hari sesudah pengumuman. Peristiwa II selama 71 hari bursa yang terdiri dari 51 hari periode estimasi dan 21 hari periode peristiwa dimana 10 hari sebelum, 1 hari saat, 10 hari sesudah pengumuman. Hasil penelitian secara statistik menunjukkan bahwa pada peristiwa I rata-rata return tak normal sebelum dan sesudah peristiwa dengan menggunakan Uji t hasilnya adalah signifikan ini mengindikasikan bahwa pasar kurang mendukung efisiensi pasar bentuk setengah kuat atau pasar kurang efisien dalam bentuk setengah kuat, dan dengan menggunakan Uji Paired Sample T Test hasilnya adalah rata-rata return tak normal sebelum dan sesudah peristiwa I terjadi perbedaan yang signifikan. Pada peristiwa II rata-rata return tak normal sebelum dan sesudah peristiwa dengan menggunakan Uji t hasilnya adalah signifikan ini mengindikasikan bahwa pasar tidak mendukung efisiensi pasar bentuk setengah kuat atau pasar tidak efisien dalam bentuk setengah kuat, dan dengan menggunakan Uji Paired Sample T Test hasilnya adalah rata-rata return tak normal sebelum dan sesudah peristiwa tidak terjadi perbedaan yang signifikan. Kata Kunci: Pasar modal, Pasar efisien, Studi peristiwa, Return tak normal