Syafaatun Amirzanah
Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

A House of Prayer for All Nations. A Study on Isaiah 56: 1-8 from the perspective of Christian-Muslim dialogue Syafaatun Amirzanah
Jurnal Orientasi Baru VOLUME 19, NOMOR 01, APRIL 2010
Publisher : Jurnal Orientasi Baru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dialog antar agama sekarang nampaknya bukan hanya merupakan pembahasan di arena akademik melainkan juga menjadi diskusi populer di beberapa tempat. Dialog menjadi diskusi hangat di kafe, perkumpulan orang di berbagai tempat, dan khotbah-khotbah di tempat ibadah (termasuk mesjid) Salah teks Alkitab yang dapat digunakan sebagai landasan dialog antara Kristen dan Muslim adalah Yesaya 56: 1-8. Dalam teks tersebut termuat tema keselamatan. Keselamatan tidak dibatasi oleh agama, sehingga semua orang dapat mendapat keselamatan. Semua ciptaan Tuhan dapat menjadi lokus kehadiran Tuhan. Tuhan telah bermanifestasi dalam berbagai bentuk kepada beraneka ragam manusia. Tuhan juga telah menyelamatkan manusia melalui tradisi mereka masing-masing. Penyelamatan Tuhan yang bersifat universal berada di mana-mana dan secara aktif berkarya melalui berbagai cara. Di dalam setiap budaya atau tradisi terdapat Sinar Cahaya Tuhan. Setiap manusia adalah unik, sehingga ungkapan dalam menanggapi Sabda Ilahi juga unik dan sekaligus beragam. Tuhan dapat disembah dan dijumpai dalam berbagai cara.