Sasi Widuri
Program Studi D-III Teknologi Bank Darah Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Dr.Soetomo Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektifitas Penggunaan Platelet Agitator Terhadap Jumlah Trombosit Di UTD PMI Kota Surabaya Tahun 2019 Sasi Widuri; Putu Ayu Dhana Reswari; Faradila Nuraeni
Jurnal Analis Medika Biosains (JAMBS) Vol 9, No 1 (2022): JURNAL ANALIS MEDIKA BIOSAINS (JAMBS)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/jambs.v9i1.244

Abstract

Selama penyimpanan, aktivitas metabolic dari trombosit dan residual leukosit berlanjut untuk mengkonsumsi nutrient dan menghasilkan produk metabolik yang berbahaya. Aktivasi faktor pembekuan, celular debris, dan enzim proteolitik ditemukan dalam plasma suspensi yang berefek kurang baik terhadap trombosit. Banyak perubahan structural pada sitoskeleton trombosit dan antigen di membrane permukaan selama penyimpanan dan berhubungan dengan buruknya recovery dan survival post transfusi in vivo. Tes in vitro yang digunakan untuk menilai perubahan pada trombosit umumnya hanya jumlah trombosit, volume konsentrat, pH selama 5 hari, dan leukosit. Komponen Trombosit harus disimpan pada Platelet Agitator dengan suhu penyimpanan 22oC ± 2oC. Penelitian ini dilaksanakan di UTD PMI Kota Surabaya. Untuk melihat efektifitas penyimpanan komponen Trombosit pada Platelet Agitator. Berdasarkan hasil uji mutu internal untuk produk TC di UTD PMI Kota Surabaya pada tahun 2019 dari 30 kantong darah. Penelitian ini dilaksanakan selama 3 bulan pada bulan Januari – April 2019. Hasil penelitian : Kadar Trombosit mengalami kenaikan kualitas baik pada produk komponen darah Trombosit sebanyak 15 kantong darah (100%) dan mengalami penurunan kualitas kadar trombosit kurang baik sebelum menggunakan alat platelet agitator sebanyak 6 kantong darah (40%). Kesimpulan :Kadar Trombosit setelah menggunakan alat platelet agitator terdapat 15 kantong darah (100%) yang memenuhi spesifikasi. 
PERBEDAAN KADAR LEUKOSIT PENGOLAHAN KOMPONEN DARAH PRC KONVENSIONAL DENGAN PRC LEUCODEPLETED DI UTD PMI KOTA SURABAYA Thania Erviandita Permata P.; Sasi Widuri; Renata Primasari
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 16 No 2 Desember (2021): JPP (JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG)
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jpp.v16i2 Desember.913

Abstract

Latar belakang: Transfusi darah saat ini memegang peran medis yang penting, baik dalam terapi ke gawat daruratan (life savings) maupun pada penyakit khusus yang memerlukan terapi transfusi secara terus-menerus, sebagai contoh, packed red cells (PRC) komponen darah yang paling tinggi di minta pada unit pelayanan darah saat ini merupakan terapi utama bagi penyakit keganasan hematologis, thalasemia, serta anemia aplastik, dan salah satu komponen sel darah yang paling sering digunakan untuk transfusi adalah packed red cell. Untuk mengetahui perbedaan kadar leukosit pengolahan komponen darah PRC biasa konvensional dengan PRC Leucodepleted di UTD PMI Kota Surabaya. Metode Penelitian: Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah penelitian analitik, yaitu penelitian yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antar variable dalam ruang lingkup laboratorium. Metode yang digunakan adalah studi perbandingan. Hasil: Kualitas produk komponen darah PRC Konvensional kadar leukosit yang kurang baik sebanyak 9 kantong darah (30%) dan produk yang baik sebanyak 21 kantong darah (70%) dan kualitas produk komponen darah PRC Leukodepleted kadar leukosit kualitas yang baik terdapat 30 kantong darah (100%) Kesimpulan: Ada perbedaan kadar leukosit pengolahan komponen darah PRC Konvensional dengan PRC Leucodepleted di UTD PMI Kota Surabaya tahun 2020. Kata Kunci: Leukosit, PRC Leukodepleted