ABSTRAKKorset lumbal merupakan penyangga pinggang yang bertujuan menjaga stabilitas struktur pada pinggang dan diharapkan mampu menjadi alternatif dalam menangani nyeri pinggang bawah. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh penggunaan korset lumbal terhadap perubahan nyeri pada penderita nyeri pinggang bawah. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Universitas Hasanuddin. Penelitian ini menggunakan quasy experimental dengan desain one group pretest and posttest. Sampel yang digunakan adalah total sampling dengan keluhan nyeri pinggang bawah yang datang berobat di Poli Fisioterapi Rumah Sakit pendidikan Unhas Makassar selama penelitian berlangsung. Dalam penelitian ini, pengumpulan data dilakukan dengan cara pengambilan data primer menggunakan VAS (Visual Analog Scale) berupa pengukuran tingkat nyeri sebelum dan sesudah pengguanan korset lumbal. Analisis data dilakukan dengan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan tingkat nyeri terbanyak pada pre-test adalah kategori Kurang Nyeri (3,0 – 4,9Cm) dan Nyeri (5,0 – 5,9Cm) yakni 11 responden (44.0%) dan tingkat nyeri paling sedikit adalah kategori sangat nyeri (9,0-10,0) yakni 0 (tidak ada). Sedangkan tingkat nyeri terbanyak pada post-test adalah kategori Kurang Nyeri (3,0 – 4,9Cm) yakni sebanyak 16 responden (64.0%) sedangkan paling sedikit yakni kategori Lebih Nyeri dan Sangat Nyeri yakni(9,0-10,0) yakni 0 (tidak ada) responden. Hasil Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,001 atau nilai p<0,05.Terdapat pengaruh lumbal korset terhadap perubahan nyeri pinggang pada penderita nyeri pinggang bawahKata Kunci : nyeri, nyeri pinggang bawah, korset lumbal.