Citra Nur Faidah
Pascasarjana Universitas Negeri Malang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TEACHING MATERIALS FOR CHILDREN LITERATURE BY USING A PROCESS APPROACH Citra Nur Faidah
ISLLAC : Journal of Intensive Studies on Language, Literature, Art, and Culture Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um006v3i12019p104

Abstract

Children's literature teaching materials are materials or learning materials are arranged systematically used teachers, lecturers and instructors and students, as well as students in KBM used for children's literature learning. Children's literature teaching materials mainly deal with literature related to children. both in terms of theme, plot, content, and mandate Children's literature teaching materials are usually widely used by students in the field of literature of children and lecturers of child literature.A process approach is a teaching-learning approach that leads to the development of basic physical and social skills to discover facts and concepts as well as developing attitudes and values through teaching and learning processes that have enabled students to grow a number of processes. Process approach is one way to practice language skills especially on writing skills. Children's literature materials are developed using process skills. This is done for the process of learning literature. Process skills can facilitate a person in making a literary work. Likewise with the literary work of children. one can create a literary work of a child by using a process skill. Children's literature teaching materials based on the literature teaching materials. This teaching material is designed by combining process skills with children literature materials. This instructional material is expected so that students can make beautiful children's literature and can be enjoyed by all society and not only among children
DEKONSTRUKSI SASTRA ANAK: MENGUBAH PARADIGMA KEKERASAN DAN SEKSUALITAS PADA KARYA SASTRA ANAK INDONESIA Citra Nur Faidah
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 2, No 1 (2018): JURNAL KREDO VOLUME 2 NO 1 TAHUN 2018
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.121 KB) | DOI: 10.24176/kredo.v2i1.2458

Abstract

Sastra merupakan ungkapan perasaan seseorang yang dituangkan dalam sebuah tulisan maupun cerita yang dikemas secara menarik pembacanya. Tidak jauh berbeda dengan sastra, sastra anak merupakan ungkapan perasaan seorang anak yang dituangkan kedalam bentuk tulisan dan dinikmati oleh anak-anak. Bentuk sastra anak yang terdapat di Indonesia sangatlah beragam diataranya seperti puisi, cerpen, novel, dongeng, fabel  dll. Dewasa ini banyak sekal cerita anak yang mengandung unsur kekerasan didalamnya.  komik merupakan saslah satu contoh cerita anak yang digemari di dunia tak terkecuali juga di Indonesia. Banyak sekali ditemukan buku komik yang memiliki gambar- gambar dan cerita menyimpang yang tidak layak dikonsumsi oleh pembaca khususnya anak- anak, dalam hal ini kekerasan mendominasi perkembangan komik di Indonesia. Cerita rakyat yang ditunjukkan untuk anak-anak  tentu ada yang aman bagi anak dan ada pula yang tidak aman. Meskipun cerita rakyat sebuah cerminan budaya, beberapanya dalam konteks kini malah berpotensi meninggalkan kesan tidak baik karena saratnya beberapa cerita mengandung seksualitas, kekerasan,idi dan dengki. Perlu adanya dekonstruksi sastra untuk mengubah cerita sehinga tidak terdapat unsur kekerasan dan unsur seksualitas dalam cerita anak. dokonstruksi sastra dilakukan dengan mengubah tema-tema yang berkembang selama ini dengan melakukan perubaan serta menghapus adegan yang mengandung unsur kekerasan