Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perbedaan Imunoekspresi Caspase-3 antara Diffuse Large B-Cell Lymphoma Subtipe Germinal Center B-Cell-Like dan Non-Germinal Center B-Cell-Like Rosita Alfi Syahrin; Maria Francisca Ham; Agnes Stephanie Harahap; Benyamin Makes; Endang SR Hardjolukito
Majalah Patologi Indonesia Vol 27 No 1 (2018): MPI
Publisher : Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Indonesia (IAPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.012 KB)

Abstract

Latar belakangTipe terbanyak dari limfoma non-Hodgkin (LNH) sel B adalah diffuse large B-cell lymphoma (DLBCL) yang merupakan entitas heterogen. Hans membagi DLBCL menjadi subtipe germinal center B-cell-like (GCB) dan non-germinal center B-cell-like (non-GCB) dengan tehnik pemeriksaan imunohistokimia menggunakan CD10, BCL6 dan MUM1. GCB mempunyai prognosis baik dan non-GCB berprognosis buruk. Caspase-3 adalah protein yang berperan utama dalam mekanisme apoptosis dan dapat mengalami mutasi somatik pada LNH. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan imunoekspresi Caspase-3 pada DLBCL subtipe GCB dan non-GCB yang mungkin berkaitan dengan perbedaan prognosis kedua subtipe tersebut.MetodePemeriksaaan imunoekspresi Caspase-3 pada kasus pasien DLBCL yang terdiri atas subtipe GCB dan non-GCB dilakukan dengan tehnik imunohistokimia. Subjek penelitian berasal dari blok parafin di Departemen Patologi Anatomik FKUI/RSCM dan enam rumah sakit lainnya di Jakarta. Metode penelitian observasional deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Prosedur pulasan imunohistokimia dengan cara Trekavidin biotin dan penilaian dilakukan oleh dua orang peneliti tanpa diketahui jenis subtipe GCB atau non-GCB.HasilDitemukan 41 kasus DLBCL yaitu 18 kasus subtipe GCB dan 23 kasus subtipe non-GCB. Subtipe GCB memberikan hasil positif dengan pulasan Caspase-3 berjumlah 13 kasus (72%) dan negatif berjumlah 5 kasus (28%). Hasil yang didapatkan dari subtipe non-GCB yaitu positif berjumlah 5 kasus (22%) dan negatif berjumlah 18 kasus (78%). Terdapat perbedaan bermakna imunoekspresi Caspase-3 antara DLBCL subtipe GCB dengan subtipe non-GCB (p=0,002). Imunoekspresi Caspase-3 menunjukkan positivitas yang lebih tinggi pada DLBCL subtipe GCB dibandingkan dengan subtipe non-GCB.KesimpulanPenelitian ini menunjukkan bahwa imunoekspresi Caspase-3 pada kedua subtipe DLBCL berbeda secara bermakna, di mana lebih tinggi pada subtipe GCB dibandingkan pada subtipe non-GCB. Hal ini mungkin dapat menjelaskan latar belakang perbedaan prognosis di antara kedua subtipe tersebut.
A Case Report: Progressive Headache in a Rare Case a Meningioma: A Case Report Feda Anisah Makkiyah; Nia Citama Saragih; Rosita Alfi Syahrin; Theodora Caroline Sihotang
Journal of Diverse Medical Research : Medicosphere Vol. 2 No. 11 (2025): Journal of Diverse Medical Research : Medicosphere 2025
Publisher : Faculty of Medicine - Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jdiversemedres.v2i11.183

Abstract

The most prevalent primary tumor of the central nervous system is meningioma, and the incidence increases with age. This tumour can be detected through radiological examination and can be classified based on the results of anatomical pathology examination. A 48-year-old woman presented to the hospital with complaints of left-sided progressive headache since several years ago without any other complaints. Imaging examination showed a lesion in the falx cerebri of the sinistra aspect that suggested atypical meningioma. The woman decided to undergo craniotomy resection surgery and histopathological analysis. Based on the WHO classification, the histopathology results revealed that it was a micro and chordoidal meningioma. The patient had significant improvement in her symptoms postoperatively and the tumour size decreased on follow-up imaging. This case report demonstrates the importance of education about dangerous tumour headaches.