Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search
Journal : JURNAL PHOTON

ANALISIS TINGKAT KEBISINGAN DAN POLA SEBARAN KEBISINGAN DI AREA PEMUKIMAN PENDUDUK DI SEKITA PASAR PAGI ARENGKA Fitrya, Neneng; Febriani, Noni; Fahana, Rahmi
Sistem Informasi Vol 6 No 02 (2016): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.384 KB)

Abstract

Settlement is located in the Village of East Sidomulyo RT 01 RW 02 and it is the closest settlement and directly exposed to the morning market of Arengka Pekanbaru activity. This market is potentialed to create of noise. The analysis of noise level is commited by collecting the data on seven points and commited for 4 days. Measure the noise level is using application of meter noise which downloaded on Smarthphone Samsung i8262 Galaxy Core Duos. the point that near with noise source market has higher noise intensity value than the points that are far away from the noise source market. The level of noise that consist in one of area that reached 64.455 dBA, this value has exceeded the threshold value (NAV) Kep - 51 / MEN / 1992 and SNI No. 16-7063-2004.
IDENTIFIKASI KARAKTERISTIK BUAH KELAPA SAWIT SIAP PANEN DENGAN METODE LASER SPEKEL IMAGING (LSI) Fitrya, Neneng -; Wirman, Shabri Putra; Fitri, Wahyuni -
Sistem Informasi Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.231 KB)

Abstract

Penanganan panen buah kelapa sawit menjadi suatu kegiatan yang penting dalam meningkatkan mutu CPO (Crude Palm Oil). Untuk mendapatkan CPO yang baik, buah kelapa sawit harus dipanen sesuai waktunya yaitu tepat berada pada tingkat matang. Tingkat kematangan buah sawit dapat di analisa menggunakan metode LSI dan uji fitokimia untuk mengetahui zat antosianin yang terkandung pada setiap tingkat kematangan. Buah sawit yang digunakan adalah jenis marihat dengan tiga tingkat kematangan yaitu mentah, matang, dan terlalu matang. Hasil penelitian metode LSI menunjukkan bahwa semakin bertambahnya tingkat kematangan maka nilai kontras speckle yang dihasilkan akan semakin bertambah besar. Buah mentah memiliki nilai kontras dengan rentang 0,30 sampai 0,43 a.u. Buah matang memiliki nilai kontras dengan rentang 0,35 sampai 0,50 a.u. Buah terlalu matang memiliki nilai kontras dengan rentang 0,40 sampai 0,55 a.u. Bertambahnya nilai kontras dipengaruhi oleh tekstur permukaan buah. Sedangkan ektraksi dari hasil uji fitokimia menyatakan buah mentah memiliki warna hijau,matang berwarna jingga kemerahan, terlalu matang berwarna kuning.Dari kedua uji yang dilakukan maka didapatkan data buah matang memiliki karakteristik warna yang sesuai dengan standar mutu CPO yaitu jingga kemerahan, dengan kontras Speckle dengan rentang 0,35 sampai 0,50 a.u.
PERANCANGAN ALAT DIGITAL PENGUKUR INTENSITAS RADIASI MATAHARI DAN LAMA PENYINARAN MATAHARI Fitri, Yulia -; Sulianto, Bibin -; Fitrya, Neneng -; Retnowati, Sri Fitria
Sistem Informasi Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (641.596 KB)

Abstract

Intensitas radiasi matahari dan lama penyinaran matahari mempunyai pengaruh yang besar terhadap perubahan cuaca. Alat yang digunakan untuk mengukur intensitas radiasi matahari yaitu Phyrometer sedangkan lama penyinaran matahari diukur dengan alat Campbell Stokes dengan mengukur panjang jejak bakar di pias matahari. Prototype yang dirancang bertujuan sebagai alat alternatif untuk mengukur intensitas radiasi matahari dan lama penyinaran matahari. Prototype mengukur intensitas radiasi matahari dan lama penyinaran matahari menggunakan sensor LDR. Data intensitas radiasi matahari yang diperoleh dari prototype diolah menjadi data penyinaran matahari dengan metode regresi linear. Hasil data intensitas radiasi matahari yang diperoleh dari prototype dengan Phyrometer sebagai alat pembanding menggambarkan trend grafik yang sama. Hasil data lama penyinaran matahari dari prototype juga menggambarkan trend yang sama dengan alat pembanding Phyrometer dan pias matahari.
ANALISIS KONTRAS SPEKEL UNTUK IDENTIFIKASI LILIN PADA BUAH APEL (Mollus domestica) DENGAN METODE LASER SPECKLE IMAGING (LSI) Wirman, Shabri Putra; Fitrya, Neneng
Sistem Informasi Vol 8 No 01 (2017): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (616.75 KB)

Abstract

Post-harvest apples are still doing the metabolism process such as respiration and transpiration that lead to decreased fruit quality so that required post-harvest handling, one of them with the waxing process. Wax detection on fruit is difficult to do directly, so further testing is required. One method that can be done is to use optical technology is a speckle imaging system with the LSI (Laser Speckle Imaging) method that is without touching (non-invasive) and without damage (non destructive). The apple contrast value before lamination has a contrast value in the range 0.34637 a.u until 0.38449 a.u. After waxing the apple contrast value decreases. Apples with 4% wax concentration had a contrast value 0.319 a.u, with 6% wax concentration had a contrast value 0.3109 a.u and with 8% wax concentration had a contrast value 0,29895 a.u.
ANALISIS TINGKAT KEBISINGAN DAN POLA SEBARAN KEBISINGAN DI AREA PEMUKIMAN PENDUDUK DI SEKITA PASAR PAGI ARENGKA Neneng Fitrya; Noni Febriani; Rahmi Fahana
Sistem Informasi Vol 6 No 02 (2016): Jurnal Photon
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jp.v6i02.467

Abstract

Settlement is located in the Village of East Sidomulyo RT 01 RW 02 and it is the closest settlement and directly exposed to the morning market of Arengka Pekanbaru activity. This market is potentialed to create of noise. The analysis of noise level is commited by collecting the data on seven points and commited for 4 days. Measure the noise level is using application of meter noise which downloaded on Smarthphone Samsung i8262 Galaxy Core Duos. the point that near with noise source market has higher noise intensity value than the points that are far away from the noise source market. The level of noise that consist in one of area that reached 64.455 dBA, this value has exceeded the threshold value (NAV) Kep - 51 / MEN / 1992 and SNI No. 16-7063-2004.
ANALISIS KONTRAS SPEKEL UNTUK IDENTIFIKASI LILIN PADA BUAH APEL (Mollus domestica) DENGAN METODE LASER SPECKLE IMAGING (LSI) Shabri Putra Wirman; Neneng Fitrya
Sistem Informasi Vol 8 No 01 (2017): Jurnal Photon
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jp.v8i01.532

Abstract

Post-harvest apples are still doing the metabolism process such as respiration and transpiration that lead to decreased fruit quality so that required post-harvest handling, one of them with the waxing process. Wax detection on fruit is difficult to do directly, so further testing is required. One method that can be done is to use optical technology is a speckle imaging system with the LSI (Laser Speckle Imaging) method that is without touching (non-invasive) and without damage (non destructive). The apple contrast value before lamination has a contrast value in the range 0.34637 a.u until 0.38449 a.u. After waxing the apple contrast value decreases. Apples with 4% wax concentration had a contrast value 0.319 a.u, with 6% wax concentration had a contrast value 0.3109 a.u and with 8% wax concentration had a contrast value 0,29895 a.u.
IDENTIFIKASI KARAKTERISTIK BUAH KELAPA SAWIT SIAP PANEN DENGAN METODE LASER SPEKEL IMAGING (LSI) Neneng - Fitrya; Shabri Putra Wirman; Wahyuni - Fitri
Sistem Informasi Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Photon
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jp.v9i1.1068

Abstract

Penanganan panen buah kelapa sawit menjadi suatu kegiatan yang penting dalam meningkatkan mutu CPO (Crude Palm Oil). Untuk mendapatkan CPO yang baik, buah kelapa sawit harus dipanen sesuai waktunya yaitu tepat berada pada tingkat matang. Tingkat kematangan buah sawit dapat di analisa menggunakan metode LSI dan uji fitokimia untuk mengetahui zat antosianin yang terkandung pada setiap tingkat kematangan. Buah sawit yang digunakan adalah jenis marihat dengan tiga tingkat kematangan yaitu mentah, matang, dan terlalu matang. Hasil penelitian metode LSI menunjukkan bahwa semakin bertambahnya tingkat kematangan maka nilai kontras speckle yang dihasilkan akan semakin bertambah besar. Buah mentah memiliki nilai kontras dengan rentang 0,30 sampai 0,43 a.u. Buah matang memiliki nilai kontras dengan rentang 0,35 sampai 0,50 a.u. Buah terlalu matang memiliki nilai kontras dengan rentang 0,40 sampai 0,55 a.u. Bertambahnya nilai kontras dipengaruhi oleh tekstur permukaan buah. Sedangkan ektraksi dari hasil uji fitokimia menyatakan buah mentah memiliki warna hijau,matang berwarna jingga kemerahan, terlalu matang berwarna kuning.Dari kedua uji yang dilakukan maka didapatkan data buah matang memiliki karakteristik warna yang sesuai dengan standar mutu CPO yaitu jingga kemerahan, dengan kontras Speckle dengan rentang 0,35 sampai 0,50 a.u.
PERANCANGAN ALAT DIGITAL PENGUKUR INTENSITAS RADIASI MATAHARI DAN LAMA PENYINARAN MATAHARI Yulia - Fitri; Bibin - Sulianto; Neneng - Fitrya; Sri Fitria Retnowati
Sistem Informasi Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Photon
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jp.v9i1.1069

Abstract

Intensitas radiasi matahari dan lama penyinaran matahari mempunyai pengaruh yang besar terhadap perubahan cuaca. Alat yang digunakan untuk mengukur intensitas radiasi matahari yaitu Phyrometer sedangkan lama penyinaran matahari diukur dengan alat Campbell Stokes dengan mengukur panjang jejak bakar di pias matahari. Prototype yang dirancang bertujuan sebagai alat alternatif untuk mengukur intensitas radiasi matahari dan lama penyinaran matahari. Prototype mengukur intensitas radiasi matahari dan lama penyinaran matahari menggunakan sensor LDR. Data intensitas radiasi matahari yang diperoleh dari prototype diolah menjadi data penyinaran matahari dengan metode regresi linear. Hasil data intensitas radiasi matahari yang diperoleh dari prototype dengan Phyrometer sebagai alat pembanding menggambarkan trend grafik yang sama. Hasil data lama penyinaran matahari dari prototype juga menggambarkan trend yang sama dengan alat pembanding Phyrometer dan pias matahari.
Rancang Bangun Sistem Optik Metode Laser Speckle Imaging (LSI) Model Backscattering untuk Identifikasi Pupuk Oplosan Neneng Fitrya; Shabri Putra Wirman; Mughni Rumzi
Sistem Informasi Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Photon
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jp.v12i2.2362

Abstract

Telah dirancang Sistem Optik Metode Laser Speckle Imaging (LSI) Model Backscattering Untuk Identifikasi Pupuk Oplosan. Rancangan system ini bertujuan membantu petani dalam identifikasi pupuk, hal ini dilakukan kan karena banyak beredar pupuk oplosan di pasaran. System LSI terdiri dari komponen utama yaitu laser sebagai sumber cahaya, sampel dan kamera CMOS sebagai detector cahaya serta ruang kedap cahaya yang terbuat dari akrilik. Sistem ini dilengkapi dengan display Graphical User Interface (GUI) untuk memperlihatkan citra spekel hasil tangkapan kamera. Sampel yang digunakan adalah pupuk urea dan NPK. Pengolahan citra pola spekel menjadi data RGB dilakukan menggunakan bantuan software Matlab R2014a. Sistem yang dirancang memiliki keunggulan dapat membedakan pupuk urea murni dengan oplosan dan NPK murni dengan oplosan. Hasil Sistem identifikasi pupuk urea dan NPK menggunakan metode Laser Speckle Imaging (LSI) model backscattering yang berupa frame pola spekel mampu membedakan sampel pupuk murni dan oplosan yang dapat dilihat dari trend data RGB setiap sampel.
Rancang Bangun Sistem Pengenalan Plat Nomor Kendaraan Menggunakan Jaringan Saraf Tiruan Backpropagation Shabri Putra Wirman; Neneng Fitrya; Rahmat Junaidi; Noviarni Gafura Rizki
Sistem Informasi Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Photon
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jp.v12i2.2586

Abstract

Sistem parkir manual memungkinkan adanya kesalahan dalam pencatatan, pelayanan yang membutuhkan waktu lama, dan tidak adanya riwayat pengguna kendaraan. Sistem pengenalan plat motor kendaraan dirancang sebagai alternatif sistem parkir yang lebih akurat dalam pencatatan, pelayanan yang cepat, dan adanya data pengguna kendaraan. Sistem pengenalan plat motor kendaraan telah dirancang dilengkapi dengan Jaringan Saraf Tiruan (JST) Backpropagation. Sistem pengenalan yang telah dirancang terlebih dahulu melalui proses pengolahan citra dengan tahap grayscale, black and white, segmentasi, dan principal component analysis (PCA). Sistem diintegrasikan dengan JST backpropagation dengan multi layer network dengan hasil terbaik pada layer1 550 dan layer2 500. Sistem pengenalan plat nomor dilengkapi dengan dengan Graphycal User Interface (GUI) untuk menampilkan hasil identifikasi pengenalan plat nomor kendaraan. Hasil identifikasi pengenalan plat nomor menghasilkan akurasi pelatihan 100% dan akurasi pengujian 97,95918367% pengujian.