Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Persepsi Efektivitas Pengajaran Bermedia Virtual Reality (VR) Theresia Sunarni; Dominikus Budiarto
Semantik Vol 4, No 1 (2014): Semantik 2014
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3092.04 KB)

Abstract

ne"> Penelitian ini mendeskribsikan persepsi Pengajar (Dosen)terhadap media Virtual Reality (VR) dan penggunaannya dalampengajaran. Untuk mengetahui persepsi Pengajar terhadap media VR dan penggunaannya dalam pengajaran, contoh mediaVR diberikan untuk diuji coba. Wawancara dilakukan kepada responden terpilih dan model dibangun dengan membagikelompok yang akan diwawancarai. Kelompok A menilai kondisi pengajaran tanpa media VR dan kelompok B pengajarandengan media VR. Hasil yang diperoleh menunjukkan (1) Pembelajaran merupakan aktivitas yang bertujuan untuk membantusiswa agar dapat memiliki kompetensi kognitif, afektif, dan psikomotor seperti yang diinginkan. Untuk mencapaipembelajaran sukses dengan media VR, perlu perencanaan dan metode yang tepat. Pembelajaran konstruktivisme denganmenggunakan media VR bisa dikatakan efektif (“pembelajaran yang sukses”) jika telah memenuhi beberapa indikator yaituefektif, efisien (layak dan tidak membutuhkan usaha (effort) banyak), kinerja media baik (memiliki daya tarik). Efektivitaspengajaran dapat dicapai dengan program pembelajaran yang baik (desain media dan metode) yang dilakukan olehpengajar. Dengan strategi pengajaran bermedia VR dapat menciptakan kelas yang interaktif-aktif, efisiensi pengajaran dapatdicapai dan tingkat pencapaian materi yang terukur. (2) Penggunaan media VR dalam pengajaran sangat mendukung untukmateri yang syarat terhadap visualisasi, praktik dan keterbatasan sumberdaya. Keinginan dari responden cenderung sangattinggi (53,8%)terhadap penggunaan teknologi VR dalam pembelajaran. Saran yang diberikan untuk penelitian lebih lanjutyaitu perlu adanya mekanisme yang spesifik untuk mendesain VR dengan topik tertentu dan bagaimana implementasinya(efektivitas media VR).Kata kunci : Virtual Reality (VR), efektif, pengajaran, pembelajaran.
Perancangan Integrasi Dokumen Mutu CPKAB dan SNI ISO 9001:2015 Dominikus Budiarto
SAINTEK : Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Industri Vol. 5 No. 2 (2021): JISTIN Vol 5 No. 2
Publisher : Universitas Katolik Musi Charitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32524/saintek.v5i2.853

Abstract

PT DEF merupakan perusahaan manufaktur yang membuat produk alat kesehatan. Potensi kendala yang muncul yaitu dengan adanya implementasi CPAKB dan CDAKB yang sifatnya mandatory, belum lagi sertifikasi untuk produknya. Latar belakang penelitian ini yaitu adanya (1) adanya permintaan pemenuhan dokumen mutu (2) pemenuhan syarat-syarat dari LSP untuk pengujian dan (3) administrasi produk. Tujuan penelitian ini yaitu memberikan kerangka proses penyusunan dokumen mutu yang mengintegrasikan sistem manajemen mutu SNI ISO 9001 dan CPAKB atau lainnya baik mandatory maupun yang bukan mandatory. Dengan kerangka perancangan yang diusulkan ini diharapkan bisa mengatasi permasalahan perusahaan terkait integrasi proses bisnis, sistem manajemen dan perancangan dokumen mutu dalam perusahaan. Dalam penelitian ini menggunakan metode desk research, yang memiliki tiga tahapan utama yaitu (1) tahap interpretasi standar (2) tahap analisis dan (3) Tahap integrasi standar. Perancangan dokumen sistem manajemen mutu dilakukan dengan mengidentifikasi proses bisnis PT DEF. Kemudian dilakukan pemetaan perancangan dokumen dengan mengidentifikasi kebutuhan klausul. Berdasarkan kebutuhan klausul dan daftar aktivitas dilakukan penyusunan dokumen mutu yang meliputi manual mutu, SOP, Instruksi Kerja, dan Formulir Rekaman. Hasil penelitian ini, dalam konteks proses bisnis/struktur proses: menghasilkan empat kelompok proses utama yaitu proses utama/produksi, proses manajemen, proses pendukung dan stakeholder. Struktur organisasi: memberikan hasil penamaan dan penyatuan divisi/bagian terutama manufaktur dan distribusi, dokumen (prosedur, IK dan Form): dari sisi dokumen terdapat 3 level dokumen yaitu dokumen kebijakan strategis, panduan mutu, dokumen prosedur, dan pendukung lainnya: seperti dokumen gambar teknik dan manual produk.