Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KNOWLEDGE MANAGEMENT SEBAGAI SALAH SATU JEMBATAN PENGEMBANGAN INSTITUSI UNGGULAN Maimunah Maimunah; Augury El Rayeb; Siti Salbiah
CCIT Journal Vol 2 No 1 (2008): CCIT JOURNAL
Publisher : Universitas Raharja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.472 KB)

Abstract

Setiap organisasi perlu mengembangkan kemampuan atau keunggulan bersaingnya agar dapat bertahan, bersaing dan mempertahankan kelangsungan hidupnya dengan baik. Sumber daya yang dibutuhkan untuk berlangsungnya itu tidak semata-mata dari sumber daya tradisional seperti sumber daya alam, tenaga kerja dan melainkan juga dari sumber daya takwujud (intangible resources), yaitu pengetahuan (intelectual capital). Untuk memperoleh manfaat sebesar-besarnya dari pengetahuan yang dimiliki dan untuk mengetahui pengetahuan apa yang harus dimiliki, suatu organisasi harus mengelola pengetahuannya melalui knowledge management (KM). Dengan KM secara sadar organisasi mengidentifikasi pengetahuan-pengetahuan yang dimiliki, dan memanfaatkannya untuk meningkatkan kinerja dan menghasilkan inovasi. Suatu Institusi saat ini diharapkan bisa berkompetisi dan mempunyai daya saing untuk menjadi Institusi yang unggulan. Untuk itu diperlukan metodologi knowledge management. Knowledge management adalah kemampuan untuk menciptakan dan mempertahankan nilai yang lebih besar dari kompetensi institusi intinya (core institutional competencies). Aset institusi ini adalah aset yang menentukan jenis tenaga kerja, informasi, keterampilan dan struktur organisasi yang diperlukan. Meskipun institusi telah memiliki produk andalan dan teknologi yang tercanggih, tetapi akhirnya perlu disadari bahwa sumber yang berkelanjutan (sustainable resources) dari keuntungan daya saing kompetitif (competitive advantage) adalah pengetahuan dan pengalaman. Karena pengetahuan dan pengalaman mampu untuk menciptakan, mengkomunikasikan dan mengaplikasikan pengetahuan mengenai semua hal tersebut untuk mencapai tujuan bisnis. Dengan demikian knowledge management dapat dijadikan suatu aset berharga bagi suatu institusi.
PENGARUH BERBAGAI KONSENTRASI EKSTRAK DAUN SIRIH (Piper betle L) TERHADAP KEMATIAN LALAT RUMAH (Musca domestica) Apriyani Pramudiyawati Yunar; Siti Salbiah
JURNAL KESEHATAN FARMASI MANAJEMEN Vol. 1 No. 1 (2023): JURNAL KESEHATAN, FARMASI, MANAJEMEN
Publisher : Akademi Farmasi Persada Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lalat rumah atau dalam bahasa latin disebut “Musca domestica” merupakan salah satu serangga yang hidup di lingkungan manusia. Lalat ini merupakan spesies yang punya peran penting dalam masalah kesehatan masyarakat. Sebab, serangga yang satu ini bisa menjadi ancaman penyebaran penyakit yang perlu diwaspadai keberadaannya akibat kebersihan lingkungan sekitar rumah yang kurang diperhatikan secara baik dan sehat, Lalat rumah, dilihat dari aspek perilakunya sangat gemar ditempat-tempat yang kotor, selain tumpukan sampah, makanan, dan tinja pun menjadi kesenangannya. Karena faktor inilah lalat akan membawa berbagai mikroorganisme penyebab penyakit. Selain sebagai vektor penyebaran penyakit, lalat pun merupakan binatang yang menjijikkan bagi sebagian orang. Cara untuk mengurangi kerugian tersebut akibat dampak negatif penggunaan insektisida sintesis maka perlu dikembangkan penggunaan insektisida alami yang berasal dari tumbuhan. Salah satunya adalah dengan menggunakan ekstrak daun sirih (Piper betle. L). Penelitian ini dilakukan dengan cara menyemprotkan berbagai konsentrasi ekstrak daun sirih (Piper betle. L) ke lalat rumah (Musca domestica). Penelitian berlangsung selama 5 hari dengan menggunakan 4 perlakukan, yaitu masing-masing konsentrasi 20%, 35%, 45%, dan 65%. Hal ini berdasarkan rumus acak lengkap t (r-1) > 15. Setelah data terkumpul, maka selanjutnya dianalisa dengan menggunakan Uji ANOVA dengan SPSS Versi 16. Analisis ini dimaksudkan untuk menguji hipotesis dan untuk membuktikan teori berdasarkan data yang sudah terkumpul. Hasil dari analisis akan digunakan sebagai dasar untuk menafsirkan data, Setelah dilakukan Uji ANOVA ternyata signifikansi < 0,05. Dimana P-value 0,00 < 0,05 Maka hipotesis diterima dan dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh berbagai konsentrasi ekstrak daun sirih terhadap kematian lalat rumah secara signifikan, Saran yang ingin penulis sampaikan, ada baiknya dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh ekstrak daun sirih terhadap penurunan kematian lalat rumah dengan menggunakan konsentrasi 95-100% dan waktu kontak ditambah menjadi 120 menit