This Author published in this journals
All Journal Semantik
Ocktavianus Hartono
Fakultas Hukum, Universitas Kristen Maranatha, Bandung 40164

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KEBIJAKAN PEMERINTAH MENSINERGIKAN SEKTOR SWADAYA MASYARAKAT (UMKM) DAN SEKTOR KORPORASI DALAM RANGKA MEMBANGUN EKOSISTEM INDUSTRI KREATIF UNTUK PERTUMBUHAN DAN PEMBANGUNAN YANG BERBASIS LINGKUNGAN Ocktavianus Hartono
Semantik Vol 2, No 1 (2012): Prosiding Semantik 2012
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.979 KB)

Abstract

Mensejahterakan kehidupan bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia adalah salah satu tujuan dari keberadaan Negara Republik Indonesia yang terdapat dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Kesejahteraan dapat dicapai dengan dilakukannya pembangunan, khususnya pembangunan dalam bidang ekonomi. Indonesia adalah negara yang kaya, dimana hampir setiap daerah memiliki kekayaan alam yang khas yang digunakan oleh penduduk setempat untuk berusaha. Salah satunya seperti kerajinan perak di Yogyakarta, kerajinan ukiran kayu di Jepara dan banyak daerah lainnya. Namun disayangkan, usaha yang dilakukan oleh penduduk sekitar masih dalam sekala kecli. Hal ini terjadi karena pelaku UMKM masih kekurangan modal dan sulit untuk melakukan hubungan dengan sektor korporasi untuk beker jasama dengan korporasi yang telah memiliki modal lebih besar dan pangsa pasar yang lebih luas. Keadaan seperti ini sangat disayangkan karena UMKM memiliki potensi yang sangat besar dalam menopang perekonomian Indonesia namun saat ini masih belum berkembang karena belum terdapat sinergi diantara sektor swadaya masyarakat (UMKM) dan sektor korporasi. Untuk menunjang perkembangan sektor UMKM inilah diperlukan kebijakan pemerintah yang tepat agar UMKM dapat berkembang dengan baik. Selain hal diatas, hal yang patut disayangkan adalah bahwa seringkali usaha yang dilakukan oleh pengusaha daerah yang bersekala kecil atau Usaha Menengah, Kecil dan Mikro(UMKM) seringkali tidak memperhatikan aspek lingkungan, sehingga produksi yang mereka hasilkan seringkali merusak lingkungan sekitar mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan informasi kepada pemerintah dan juga khlayak umum maupun korporasi mengenai keberadaan UMKM yang ternyata memiliki potensi yang luar besar bagi perekonomian Indoensia, namun belum dikelola dan dimanfaatkan dengan baik, baik itu oleh pemerintah maupun swasta. Dengan adanya penelitian ini diharapkan sektor UMKM yang belum dikelola dan dimanfaatkan dengan baik akan diperhatikan oleh pemerintah ataupun pihak swasta, sehingga terjadi perkembangan yang baik di UMKM. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah yuridis normatif yaitu penelitian yang menggunakan data hukum kepustakaan, yang bertujuan untuk menemukan kebenaran melauli cara berpikir deduktif. Sifat dari penelitian ini adalah deskriptif analitis yaitu menggambarkan secara menyeluruh apa itu UMKM, dan langkah-langkah yang harus dilakukan agar UMKM yang belum berkembang dapat berkembang dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah agar pelaku usaha, pemerintah dapat memperoleh informasi yang jelas mengenai UMKM, peluang untuk menjalin kerjasama dan langkah-langkah yang harus dilakukan pemerintah untuk mengembangkan UMKM di Indnoesia.Kata kunci : UMKM, Korporasi, dan Kebijakan Pemerintah
ASPEK HUKUM PENGEMBANGAN USAHA MELALUI INTERNET Ocktavianus Hartono
Semantik Vol 1, No 1 (2011): Prosiding Semantik 2011
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.881 KB)

Abstract

Saat ini ilmu pengetahuan telah berkembang dengan pesat, salah satunya adalah bidang informasi teknologi. Perkembangan dalam bidang informasi dan teknologi ini memiliki banyak dampak baik itu dampak positif maupun dampak negatif. Salah satu dampak positif dari perkembangan ini dapat kita rasakan dalam bidang perekonomian. Dengan berkembangnya teknologi, maka pelaku usaha memiliki alternatif lain untuk memasarkan barang maupun jasanya tanpa harus membuka cabang baru yang tentunya membutuhkan modal yang besar. Saat ini pelaku usaha dapat memasarkan produknya melalui media internet. Hal ini merupakan peluang yang sangat menguntungkan bagi pelaku usaha yang inginmemperluas pangsa pasarnya karena apabila dahulu, kegiatan ekonomi (jual beli) hanya dapat terjadi apabila produsen dan konsumen bertemu secara langsung.Dengan media internet maka kegiatan jual beli dapat terjadi tanpa harus bertemu muka. Hal ini akan mempermuda,menghemat biaya dan waktu dari pelaku usaha. Namun untuk menggunakan peluang ini, pelaku usaha harus memperhatikan aspek hukum yang ada karena tanpa memperhatikan aspek hukumnya, keinginan untuk mendapatkan keuntungan malah akan menimbulkan kerugian bagi pelaku usaha itu sendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan informasi kepada pelaku usaha mengenai peluang bisnis memasarkan produk usahanyamelalui media internet, prosedur hukum yang harus mereka taati, dan juga agar pelaku usaha tidak terjerat kasus-kasus hukum yang mungkin terjadi apabila mereka mengabaikan aspek hukum yang ada. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah yuridis normatif yaitu penelitian yang menggunakan data hukum kepustakaan, yang bertujuan untuk menemukan kebenaran melauli cara berpikir deduktif. Sifatdari penelitian ini adalah deskriptif analitis yaitu menggambarkan secara menyeluruh proses-proses hukum yang harus dilakukan pelaku usaha dalam menggunakan peluang ini agar terhindar dari permasalahan-permasalahan hukum. Tujuan penelitian ini adalah agar pelaku usaha dapat memperolehinformasi yang jelas mengenai prosedur-prosedur hukum yang harus mereka lakukan dalam mengembangkan usahanya.Kata kunci : Perkembangan Teknologi, Peluang Bisnis, Aspek Hukum