Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Visual

Material Daur Ulang dari bahan Pisang Sebagai Pelapis Akustik Pada Dinding Interior Anastasia Cinthya Gani
VISUAL Vol 12, No 01 (2016): Visual
Publisher : FAKULTAS SENI RUPA DAN DESAIN - UNIVERSITAS TARUMANAGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jurnal.v12i01.1528

Abstract

Wacana desain yang berkelanjutan (sustainable design) memberikan peluang untuk menggali lebih dalam terhadap kemungkinan-kemungkinan aplikasi material yang ramah lingkungan. Penggunaan bahan dasar dari pohon pisang mudah ditemukan di Indonesia, secara mempunyai iklim tropis. Terutama di Jakarta, dimana mudah ditemukan tanaman pisang dan dapat diambil dari pasar – pasar terdekat. Bagian pohon pisang yang digunakan yaitu pelepah pisang dan bonggol pisang. Kedua bagian tersebut diambil karena sudah menjadi bahan tidak terpakai kembali. Bahan tersebut akan dibuat sebagai bahan pelapis akustik akustik pada interior. Keberhasilan ruang interior dinilai dari kemampuannya dalam menciptakan lingkungan yang dapat mengakomodasi kegiatan dalam ruang tersebut dan memberikan kenyamanan secara inderawi. Kenyamanan inderawi termasuk tuntutan ergonomic, salah satunya adalah kenyamanan akustik, yaitu yang berhubungan dengan suara dengan batasan kemampuan indera penderangan manusiaOleh karena itu perlu suatu perlakuan khusus terhadap ruang interior untuk mengatasi permasalahan tersebut. Salah satu cara untuk mencapai kenyamanan akustik adalah dengan mengurangi tingkat kebisingan dalam ruang melalui aplikasi pelapis akustik. Penelitian kali ini, parameter penilaian yang digunakan yaitu terlebih dahulu mengukur koefisien absorpsi untuk mengetahui seberapa besar bahan tersebut dapat menyerap atau memantulkan golombang suara. Dengan hipotesa yang menyatakan bahwa bahan dasar alami dapat menyerap gelombang suara, maka hasil dari pegujian material tersebut membuktikan bahwa bahan tersebut efektif dalam menyerap gelombang suara.
Penerapan Konsep Cubicle Pada Desain Furniture Kantor Pasca Pandemi Terhadap Pola Layout Kantor : Studi Kasus : Perancangan Furniture Pada PT. XYZ Shiang Siang Rahmadjaya; Anastasia Cinthya Gani
VISUAL Vol 18 No 1 (2022)
Publisher : FAKULTAS SENI RUPA DAN DESAIN - UNIVERSITAS TARUMANAGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jurnal.v18i1.21570

Abstract

Akibat adanya Wabah Covid-19 sangat mempengaruhi segala faktor kehidupan masyarakat. Bagi para pekerja kantoran pemerintah mewajibkan pekerja yang masuk hanya setengah dari biasanya, dan mewajibkan para pekerja juga melakukan rapid test sebelum masuk bekerja. PT Indofood Sukses Makmur, Tbk merupakan perusahaan yang berbasis di Indonesia yang utamanya bergerak dalam industri pengolahan makanan. Maka dari itu pada masa menuju new normal saat ini sangat dibutuhkan perubahan dalam lingkup ruang kerja karyawan. Pengaturan area kerja karyawan sangatlah penting untuk meningkatkan kenyamanan dan juga meningkatkan produktivitas pekerja secara tidak langsung. Dilihat dari permasalahan yang ada ini, maka dari itu dibutuhkan perubahan desain agar dapat meningkatkan kenyamanan pekerja dengan memperhatikan kekurangan yang ada dan meningkatkan kembali efektifitas dan kenyamanan pekerja dalam bekerja. Untuk lingkungan kantor sendiri juga terdapat perubahan karena mengharuskan para pegawai untuk saling menjaga jarak. Maka dari itu diperlukan perubahan dari segi desain dan tata letak untuk tetap menjaga protokol kesehatan, dari segi furniture pada masa pandemi ini juga mengalami banyak perubahan. Penggunaan metode desain perancanan dan perancangan juga melakukan pencarian data melalui digital, munculah ide desain untuk membuat meja berkonsep cubicle dan juga minimalis yang terinspirasi dari citra dan pengembangan ide desain yang ada.