Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EVALUASI STANDAR KOMPETENSI ARSITEK MENGGUNAKAN ANALISA RISIKO BERBASIS PMBOK (STUDI KASUS PT. ENV) Lutfi Hutama
Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan dan Lingkungan Vol 7, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.924 KB)

Abstract

ABSTRAKPerkembangan konstruksi gedung di dunia semakin kompleks, berteknologi tinggi, serta memiliki tingkat risiko yang tinggi. Namun perkembangan di dunia konstruksi tidak diimbangi dengan peningkatan Kompetensi Arsitek sehingga berdampak pada keterlambatan kinerja proyek. Dalam Standar Kompetensi di Indonesia yang dimiliki oleh IAI dan LPJK, belum mempertimbangkan faktor resiko pada setiap elemen kompetensinya. Untuk itu diperlukan suatu evaluasi terhadap standar Kompetensi Arsitek di Indonesia studi kasus di PT ENV sehingga dapat meningkatkan kinerja proyek. Dalam penelitian ini bertujuan untuk dapat mempertajam evaluasi faktor resiko penyebab dan resiko dampak  yang terdapat pada tugas dan tanggung jawab Ahli konsultan Arsitektur menggunakan analisa resiko berbasis PMBOK (Project Management Body of Knowledge). Hasil yang didapat berupa tindakan preventif dan korektif yang tepat dalam menangani risiko yang terjadi sehingga meningkatkan Kompetensi Arsitek di Indonesia.Kata Kunci :   Kompetensi Arsitek, Analisa Risiko, PMBOK ABSTRACTThe development of buildings in the world increasingly complex, high-tech, and has a high level of risk. However, developments in the world of construction are not matched by an increase in the Competence of Architects, which has an impact on project performance delays. In Competency Standards in Indonesia owned by IAI and LPJK, it has not considered risk factors for each element of its competence. Therefore, an evaluation of Architects Competence standard in Indonesia case study in PT ENV is required to improve project performance. In this study aims to be able to sharpen the evaluation of risk factors for the causes and impact risks contained in the tasks and responsibilities Expert Architecture consultants use risk analysis based on PMBOK (Project Management Body of Knowledge). The results obtained in the form of preventive and corrective actions are appropriate in dealing with risks that occur so as to increase the Competence of Architects in Indonesia.Keyword: Architect Competency, Risk Analysis, PMBOK
PEMBUATAN WADAH TANAM APOTIK HIDUP DARI MATERIAL BAMBU DI LINGKUNGAN RT 06 RW 08, KELURAHAN JATIRADEN, KOTA BEKASI Lutfi Hutama; Ririn Aprilia Mardiani
Jurnal Abdi Masyarakat (JAM) Vol 5, No 2 (2020): JAM (Jurnal Abdi Masyarakat) - Maret
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.252 KB) | DOI: 10.22441/jam.2020.v5.i2.001

Abstract

Di era saat ini, Arsitektur lansekap dituntut untuk lebih berkontribusi dalam membangun lingkungan perumahan permukiman dan perkotaan yang teteap ramah bagi ekosistem sekitarnya. Di lingkungan perumahan saat ini, mulai daritingkat Rukun Tetangga (RT) hingga Rukun Warga (RW), telah banyak digalakkan peneneman apotik hidup. Apotik hidup adalah pemanfaatan sebagian tanah untuk ditanami tanaman obat-obatan untuk keperluan sehari-hari. Salah satu lingkungan perumahan yang memiliki lahan apotik hidup adalah lingkungan RT 06 RW 08, Kelurahan Jatiraden, Kota Bekasi. Melihat hal tersebut, program studi Arsitektur tergerak untuk turut menyumbangkan wawasan keilmuan dalambidang Arsitektur Lansekap. Bentuk pengabdian yang akan dilakukan adalah pembuatan lansekap taman tanaman apotik hidup. Pada kegiatan pengabdian masyarakat yang akan dilakukan ini akan berfokus pada pengikutsertaanmasyarakat dalam pembuatan media tanam tanaman apotik hidup yang berbahan material bambu yang mudahdidapatkan.