Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS FAKTORKEHADIRAN MAHASISWA TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR MENGGUNAKAN METODE PRINCIPLE COMPONENT ANALYSIS Hermawaty Hermawaty
CCIT Journal Vol 12 No 1 (2019): CCIT JOURNAL
Publisher : Universitas Raharja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.69 KB) | DOI: 10.33050/ccit.v12i1.603

Abstract

The teaching and learning process in lectures is very much determined by the presence of students and lecturers. There are regulations made by lecturers and agreed upon by students so that there is discipline and comfort in the learning atmosphere. One of the causes of lack of discipline in the classroom is that there is a delay in students in attending lectures, this makes the learning atmosphere less comfortable because the concentration of other students is disturbed. From this problem the writer is interested in conducting research by raising the title "analysis of student attendance factors on the teaching and learning process using the principle component analysis method.The research method used is by conducting preliminary research, formulating problems and processing data using SPSS software, then by testing the barttley test. The results of this study are expected to be able to find out the variables causing the low attendance of students, so that lecturers can make regulations that are more assertive and agreed upon by students
Pembangunan Game Edukasi “Cegah Filariasis Sebelum Kronis” Berbasis Desktop Fajar Sadiq; Hermawaty Hermawaty
Telcomatics Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Filariasis adalah penyakit yang penyebarannya melalui nyamuk vektor. Filariasis merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi cacing mikrofilaria. Beberapa program telah dilakukan pemerintah seperti memberikan kelambu, brosur, pamflet, penyuluhan, dan penyemprotan DDT. Brosur, pamflet juga penyuluhan sebagai sarana edukasi dan pengetahuan filariasis kurang begitu efisien karena jangkauan sosialisasi yang tidak tercapai, kurangnya jumlah tenaga penyuluhan, dan masyarakat masih relatif kurang tertarik untuk membaca brosur khususnya anak-anak masih belum punya minat untuk mencari informasi. Berdasarkan observasi ketersediaan pamflet dan petugas penyuluhan filariasis saat ini hanya terdapat dan dituaskan di daerah endemis filariasis saja. Game dengan genre adventure merupakan game yang paling diminati dibanding edukasi. Dengan memadukan genre edukasi dan adventure game yang dibangun menjadi lebih menarik. Selain itu, digunakan algoritma pencarian Dijkstra pada karakter musuh. Game berjenis top down dan dibangun menggunakan analisis aliran data terstruktur atau biasa disebut dengan DFD. Storyline dibuat berdasarkan cara pencegahan filariasis sesuai dengan judul yang diambil. Tools yang digunakan untuk membangun game ini menggunakan bahasa pemrograman Action Script 2.0 dengan software pembangun Adobe Flash Professional CS6 dan pembangunan design menggunakan Adobe Photoshop CS6. Dari hasil pengujian, game edukasi Cegah Filariasis Sebelum Kronis ini cukup menambah pengetahuan, menarik untuk dimainkan dan memberikan hiburan sehingga memperjelas tentang bagaimana pencegahan filariasis yang baik. Tahap pengujian dilakukan yang terdiri dari pengujian alpha dan beta. Pada pengujian alpha digunakan 2 (dua) metode yaitu metode white box dan black box. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan secara alpha, maka dapat disimpulkan bahwa aplikasi yang dibangun bebas dari kesalahan sintaks dan berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan secara beta, maka dapat disimpulkan bahwa aplikasi secara keseluruhan dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan.