Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Diabetic Wound Segmentation Using Masking Contour Image Processing Wien Fitrian Roshandri; Ema Utami; Agung Budi Prasetio
SISFOTENIKA Vol 11, No 2 (2021): SISFOTENIKA
Publisher : STMIK PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30700/jst.v11i2.1114

Abstract

Measuring the wound area in diabetics is still using a manual way with a wound ruler. Whereas the ruler affixed to the wound will become a contaminated agent that can transmit the infection to other recipients. Digital measurement methods are needed to solve the problem. However, clarifying the boundaries between the wound and the skin requires carefulness and high accuracy. For this reason, it has needed an imaging method that can do segmentation between the wound and the skin boundary for diabetic patients based on digital, called digital planimetry. This study uses a masking contour image processing algorithm from the Hue, Saturation, Value (HSV), Then doing iteration five times and gamma filter. So the result of segmentation is formed. This study concludes that the segmentation with this method has not been able to perform the segment properly, and it requires more masking values, but the results of the 5th iteration got a minor error, which is 0.002%. The digital imaging carried out in this study could be developed to be a digital-based diabetic patient wound measurement tool.
Segmentasi Luka Diabetes Menggunakan Algoritma Contour Image Processing Wien Fitrian Roshandri; Ema Utami; Agung Budi Prasetio
Jurnal Sarjana Teknik Informatika Vol 9, No 2 (2021): Juni
Publisher : Teknik Informatika, Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jstie.v9i2.20226

Abstract

Pengukuran luas luka pada penderita diabetes masih menggunakan cara manual dengan penggaris luka. Sedangkan penggaris yang ditempelkan keluka akan menjadi contaminated agent yang dapat menularkan infeksi pada penderita lain. Metode pengukuran digital diperlukan agar masalah tersebut bisa terselesaikan. Tetapi untuk memperjelas batas antara luka dan kulit diperlukan ketelitian dan akurasi yang tinggi. Untuk itu diperlukan metode pencitraan yang dapat melakukan segmentasi antara batas luka dan kulit paada pasien diabetes berbasis digital yang dinamakan digital planimetry. Penelitian ini menggunakan algoritma contour image processing dari nilai hue, saturation, value (HSV).  Kemudian melakukan iterasi sebanyak 5 kali dan filter gamma. Sehingga mendapatkan hasil segmentasi luka. Kesimpulan akhir dari penelitian ini adalah segementasi dengan metode ini belum dapat melakukan segementasi luka dengan baik dan diperlukan tambahan nilai masking yang lebih luas, akan tetapi hasil iterasi ke 5 mendapatkan error terkecil yaitu 0.002%. Pencitraan digital yang dilakukan dalam penelitian ini dapat dikembangkan untuk menjadi alat ukur luas luka pasien diabetes berbasis digital.
Pengukuran Tata Kelola TI Dalam Implementasi Private Cloud Storage Menggunakan COBIT 5 Januario Freitas Araujo Bernardo; Ema Utami; Agung Budi Prasetio
CogITo Smart Journal Vol 6, No 2 (2020): Cogito Smart Journal
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31154/cogito.v6i2.265.179-189

Abstract

Komputasi awan telah menjadi teknologi yang diterapkan banyak perusahaan dalam memenuhi kebutuhan penyimpanan data yang efektif dan efisien. Selain sebagai pengganti server fisik, Komputasi awan dapat meningkatkan efektifitas dan efisiensi akses data organisasi. Dalam penelitian ini, Universidade Dili sebagai institusi pendidikan juga memilih opsi Komputasi awan sebagai media penyimpanan data akademik dengan model private cloud storage. Sebelum diimplementasikan, perlu diukur tingkat kematangan tata kelola IT saat ini sehingga Komputasi awan ini layak untuk diimplementasi. Dalam penelitian yang dilakukan, digunakan kerangka kerja COBIT 5 dengan fokus domain yaitu APO(1,3,4,7,10,12,13) dan BAI(4,6,9). Hasil analisa didapatkan tingkat kapabilitas adalah sebesar 2.07 yang artinya Proses dan tata kelola IT telah dilakukan, mencapai tujuan, dan terkelola dengan baik. Dengan nilai kesenjangan sebesar 0.96 yang artinya tingkat kesenjangan antara nilai yang didapat dan diharapkan tidak terlalu besar sehingga private cloud storage dapat diimplementasikan dan layak karena saat ini tata kelola IT di universidade Dili telah siap untuk implementasi private cloud storage walaupun ada beberapa aspek yang harus diperbaiki agar lebih optimal.