Ni Putu Sumartini
Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Mataram

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Bima Nursing Journal

Hubungan Religiusitas dengan Kejadian Depresi Pada Lansia di Balai Sosial Lanjut Usia Mandalika Rahmatullah Azmi; Desty Emilyani; Sitti Rusdianah Jafar; Ni Putu Sumartini
Bima Nursing Journal Vol 2, No 2 (2021): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.54 KB) | DOI: 10.32807/bnj.v2i2.726

Abstract

Depresi pada lansia  menjadi masalah kesehatan mental yang serius, lansia yang mengalami depresi akan menimbulkan dampak seperti cepat marah dan tersinggung, kualitas hidup menurun hingga bunuh diri. Untuk mengatasi dampak depresi tersebut yaitu mendorong aktivitas-aktivitas seperti aktivitas keagamaan seperti melakukan Sholat, Puasa, Zakat, Membaca Al-Qur'an, Doa dan Dzikir. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara religiusitas dengan kejadian depresi pada lansia di Balai Sosial Lanjut Usia  Mandalika NTB. Metode Penelitian ini menggunakan Design Correlation dengan rancangan Cross Sectional Study dengan 45 sampel di dapat dari populasi yaitu 80 orang lansia yang berada di Balai Sosial Lanjut Usia Mandalika NTB. Teknik pengambilan sampling dengan menggunakan purposive sampling menggunakan kuisioner religiusitas dan GDS-15 untuk depresi. Hasil Penelitian menunjukkan Seluruh responden religiusitasnya cukup dengan jumlah 45 orang lansia (100%), dengan tingkat depresi normal sebanyak 12 orang lansia (26,67%) dan sebagian besar responden mengalami tingkat depresi sedang yaitu 33 orang lansia (73,33%). Hasil uji statistik Spearman Rank pada α = 0,05 di peroleh hasil  p = 0,007 < α = 0,05, yang berarti hipotesa nol (H0) ditolak atau hipotesa kerja (Ha) diterima.Terdapat hubungan antara Religiusitas dengan Kejadian Depresi pada Lansia di Balai Sosial Lanjut Usia Mandalika NTB
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kunjungan Lansia ke Posyandu Lansia di Desa Golong Wilayah Kerja Puskesmas Sedau Ni Putu Sumartini; Gusti Ayu Sri Puja Warnis W; Tilan Prayadi
Bima Nursing Journal Vol 2, No 2 (2021): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.549 KB) | DOI: 10.32807/bnj.v2i2.728

Abstract

Posyandu lansia adalah pos pelayanan terpadu untuk masyarakat  usia lanjut yang berada disuatu wilayah tertentu yang sudah disepakati. Jumlah sasaran Posyandu lansia di Desa Golong yaitu 452 dengan jumlah kunjungan 119 orang (26%). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kunjungan lansia ke posyandu lansia di Desa Golong Tahun 2019. Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh lansia yang tinggal di Desa Golong sebanyak 452 orang lansia. Sampel pada penelitian ini sebanyak 82 orang lansia. Metode pengambilan sampel adalah Proportional Random Sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah kuisioner dengan cara wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk faktor pengetahuanhampir sebagian masuk ke kategori kurang sejumlah 38 orang (46.34%). Dukungan keluarga yaitu sebagian besar masuk kategori mendukung sejumlah 48 orang (58.53%). Kepuasan lansia terhadap sikap petugas kesehatan yaitu sebagian besar masuk kategori puas sejumlah 43 orang (52.84%). Jarak rumah lansia ke posyandu sebagian besar masuk ke kategori dekat sejumlah 48 orang (58.53%). Disimpulkan pengetahuan lansia tentang posyandu lansia masuk ke kategori kurang, dukungan keluarga masuk ke dalam kategori mendukung, kepuasan lansia terhadap sikap petugas kesehatan masuk ke dalam kategori puas, jarak rumah lansia ke posyandu lansia masuk ke dalam kategori dekat. Di sarankan untuk Puskesmas agar melakukan promosi yang lebih gencar tentang manfaat kunjungan ke Posyandu lansia dan untuk lansia agar meningkatkan pengetahuan tentang Posyandu lansia sehingga dapat lebih aktif dalam mengikuti kegiatan posyandu guna meningkatkan derajat kesehatan dan mutu kehidupan lansia.