Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

RASIONALITAS PENGGUNAAN OBAT ANTIHIPERTENSI DI PUSKESMAS RAWAT INAP WAY KANDIS BANDAR LAMPUNG PERIODE JANUARI-JUNI 2021 Rizky Hidayaturahmah; Yolanda Okta Syafitri
Jurnal Farmasi Malahayati Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.408 KB) | DOI: 10.33024/jfm.v4i2.5933

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular namun termasuk penyakit yang membahayakan karena hipertensi disebut sebagai the silent disease, penyakit tanpa gejala dimana penderita tidak mengetahui penyakit tersebut berada dalam dirinya hingga melakukan pemeriksaan tekanan darah. Maka penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kerasionalitasan penggunaan obat antihipertensi menurut Permenkes 2011, meliputi parameter tepat diagnosis, tepat obat, tepat indikasi, tepat pasien, tepat dosis, tepat cara pemberian dan tepat interval waktu pemberian pada pasien rawat jalan dengan diagnosis hipertensi di Puskesmas Rawat Inap Way Kandis. Jenis penelitian ini bersifat non eksperimental dengan rancangan penelitian deskriptif dan pengumpulan data dilakukan secara retrospektif berupa rekam medis pasien hipertensi rawat jalan periode Januari-Juni 2021. Rasionalitas penggunaan obat antihipertensi terhadap 80 data rekam medk pasien hipertensi di Puskesmas Rawat Inap Way Kandis periode Januari-Juni 2021 adalah tepat diagnosis (100%), tepat obat (100%), tepat indikasi (100%), tepat pasien (100%), tepat dosis (100%), tepat cara pemberian (100%) dan tepat interval waktu pemberian (100%). Kata kunci : Antihipertensi, Hipertensi, Rasionalitas
PENYULUHAN DAN EDUKASI TERKAIT JENIS DAN PENATALAKSANAAN ALERGI PADA MASYARAKAT DI DUSUN TEMIYANG, DESA PARDASUKA, KECAMATAN KATIBUNG, LAMPUNG SELATAN Rizky Hidayaturahmah
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v4i2.5794

Abstract

Alergi atau reaksi hipersensitivitas terjadi akibat adanya respon yang berlebihan dari tubuh terhadap suatu allergen. Reaksi alergi dapat terjadi hampir seluruh jaringan tubuh.Gejala klinik yang ditimbulkan dari reaksi alergi atau reaksi hipersensitivitas adalah sesuai dengan organ yang terpapar alergen. Reaksi alergi dapat terjadi pada semua rentan usia dan setiap tahunnya diperoleh data bahwa terjadi peningkatan angka penderita reaksi alergi, hal tersebut ditunjang oleh data World Allergy Organization (WAO) yaitu 22% penduduk dunia mengalami reaksi hipersensitivitas dan terjadi peningkatan setiap tahunnya. Beberapa penyakit alergi yang sering terjadi adalah penyakit alergi seperti rhinitis alergika, asma bronkiale, dermatitis, alergi obat, dan urtikaria dan angioedema. Selain itu, beberapa senyawa alergen di sekitar tempat tinggal yang sudah terbukti dapat mencetuskan alergi antara lain tungau debu rumah, kecoa, jamur, atau serpihan kulit binatang peliharaan. Dengan demikian pengetahuan akan penyakit alergi seperti penyebab terjadinya alergi, reaksi yang ditimbulkan dan penatalaksanaan atau pengobatan sangat penting diketahui oleh masyarakat.Kata kunci: Alergi, Jenis Alergi, Penatalaksanaan
PENYULUHAN DAN EDUKASI TERKAIT UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT DISLIPIDEMIA DI PUSKESMAS SEKAMPUNG LAMPUNG TIMUR Rizky Hidayaturahmah
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 5, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v5i1.7222

Abstract

Dislipidemia merupakan salah satu penyakit yang disebabkan olah terjadinya gangguan metabolism dari lipid. Pada tahap awal terjadinya dislipidemia jarang menunjukkan adanya gejala atau keluhan, tetapi hasil pengecekan terhadap kolesterol total, low density lipoprotein (LDL) dan triglisedira menunjukkan hasil yang tinggi. Kesadaran masyarakat akan bahayanya gangguan dislipidemia masih sangat rendah, khususnya pada masyarakat lansia. Pelaksanaan kegiatan masyarakat ini diawali dengan pengecekan kadar kolesterol dan dilanjutkan dengan pemaparan materi terkait  bahaya  penyakit Dislipidemia pada pasien lansia serta pola hidup sehat agar terhindar dari penyakit jantung, dan stroke, bahkan kematian.  Dari 15 orang peserta yang hadir ketika di test kadar kolesterol nya ternyata terdapat 3 (20%) orang lansia yang kadar kolesterol nya <150 mg/dl, 7 (46,6%) orang lansia yang kadar kolesterol nya >150 mg/dl, dan ternyata 5 (33,3%)  orang lansia yang kadar kolesterolnya >200 mg/dl.    Kata Kunci: Dislipidemia, Masyarakat, Pengabdian