Camelia Ayu Rahmawati
Mahasiswa Fakultas llmu Komunikasi, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemaknaan Pesan Pornografi dalam Lirik Lagu Dangdut Koplo Jawa Timur Camelia Ayu Rahmawati; Makdalena Fransilia; Yustiana Candrawati
KOMUNIKATIF : Jurnal Ilmiah Komunikasi Vol. 2 No. 1 (2013)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi UKWMS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jk.v2i1.1678

Abstract

Musik, media komunikasi antar manusia yang mampu menyampaikan pesan dan mudah diterima masyarakat. Dangdut koplo, metamorfosis musik dangdut asli Indonesia tahun 90an ditambah unsur kendang kempul Banyuwangi Jawa Timur serta irama tradisional Jaranan dan Game/an. Sagita, grup musik dangdut koplo populer asal Nganjuk Jawa Timur. Lagu-lagu fenomena/nya membuat Sagita memiliki banyak penggemar. Meski begitu beberapa Jirik lagu Sagita dicekal pada pertengahan tahun 2011 oleh Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Jawa Timur (KPID) karena liriknya dinilai porno, salah satunya Watu Cilik. Watu Cilik merupakan lagu berbahasa Jawa yang liriknya cukup vulgar namun banyak penggemar. Hal ini nampak dari jumlah viewers Youtube hingga tanggal 18 Maret 2013 mencapai 287.355. Tanpa disadari tema lagu populer di masyarakat ban yak didominasi unsur seksualitas, cinta, romantika, gender. Dari beberapa survei yang dilakukan, mulai tahun 1940 hingga sekarang 70%-90% lagu-lagu populer yang beredar di masyarakat mengandung unsur seksualitas (Christenson&Roberts, 1998). Begitu pula dengan lagu Watu Cilik yang dicekal KPID Jatim. Dengan kata lain pesan seksualitas dalam Watu Cilik masih tersampaikan kepada masyarakat tanpa mengetahui makna sebenamya. Penelitian ini melihat bagaimanakah pesan seksualitas dalam lirik lagu Watu Cilik dipersepsi oleh masyarakat Jawa Timur dengan metode reception analysis. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam terhadap informan.
Opini Publik Terhadap Penggunaan Social Media (Face book E1 00) Sebagai Media Konvergensi Radio Suara Surabaya Camelia Ayu Rahmawati; Makdalena Fransilia; Yustiana Candrawati
KOMUNIKATIF : Jurnal Ilmiah Komunikasi Vol. 2 No. 1 (2013)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi UKWMS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jk.v2i1.1681

Abstract

Abad ke-21 merupakan awal pesatnya perkembangan teknologi informasi terutama internet. Dalam kurun waktu yang relatif singkat internet mampu merubah segala aspek ekonomi, politik, sosial serta budaya. Hal inilah yang kemudian turut merubah cara masyarakat mengonsumsi informasi. Di era yang serba digital dewasa ini, masyarakat menuntut informasi yang cepat, praktis, serta dapat diakses dengan mudah. Perubahan perilaku konsumsi masyarakat ini perlahan membuat media konvensional melakukan digitalisasi. Media konvensional diantaranya televisi, koran serta radio mulai memanfaatkan internet untuk memenuhi kebutuhan ini. Pemanfaatan internet oleh media-media konvensional inilah yang disebut dengan konvergensi media. Salah satu contoh konvergensi dari media konvensional ialah Facebook E100 milik Radio Suara Surabaya. E100 dipilih karena paling ban yak mend a pat perhatian dengan jumlah netter sebanyak 139.003 orang melebihi twitter@SSFM1 00. Berdasarkan fenomena tersebut, peneliti ingin mengetahui opini publikterhadap penggunaan social media (facebook e 1 00) sebagai konvergensi radio Suara Surabaya. Objek dalam penelitian ini 139.003 orang netter facebook E1 00 yang kemudian dipilih 100 orang menggunakan teknik random sampling. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survey menggunakan kuesioner. Dari pengukuran terhadap tiga indikator, yakni kepercayaan, nilai, dan pengharapan, didapat has if yang menunjukkan opini positif sebesar 98 persen semen tara 2 persen lainnya netral.