This Author published in this journals
All Journal Al-Qalam Penamas
Idham Idham
Balai Litbang Agama Makassar

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

POHUTU MO LA L I N G O (Sinergitas Adat dan Syariat Dalam Penyelenggaraan Acara Adat Pemakaman di Pohala 'a Gorontalo, Indonesia) POHUTU MOLALUNGO (Synergism between Tradition and Islamic Shari'a of Narrative Tradition of Burial Ceremony at Pohalaa Gor Idham Idham
Al-Qalam Vol 17, No 2 (2011)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.153 KB) | DOI: 10.31969/alq.v17i2.118

Abstract

Tulisan ini adalah hasil penelitian yang menitikberatkan perhatian pada tradisi lisan yang ada dalamacara pemakaman di Pohala 'a Gorontalo. Tulisan ini mengupas sinergitas antara adat dengan syariat —yang mana sejak dahulu— Gorontalo dikenal sangat kental nuansa budaya dan agama dalam setiapritual kehidupannya. Penelitian ini berkesimpulan bahwa: Gorontalo adalah salah satu dari lima Pohala 'ayang masih tetap eksis memengang teguh adatnya. Adat budaya Gorontalo sarat dengan nilai-nilai Islam,khususnya dalam acara pohutu molalungo; terdapat 14 tradisi lisan yang sempat diinventarisir dandipetakan di Pohala'a Gorontalo; proses acara pohutu molalungo di Pohala'a Gorontalo sarat dengantradisi lisan; dan acara Pohutu molalungo di Pohala 'a Gorontalo terlihat adanya sinergitas antara adatdan Syariat. Acara Pohutu Molalungo yang di dalamnya terdapat tuja'i dan tinilo dijadikan sebagaimedia pendidikan oleh orang-orang Gorontalo.
PROBLEMATIKA PEMANFAATAN BUKU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN MAMUJU: PROBLEMS IN THE USE OF ISLAMIC EDUCATION BOOKS IN ISLAMIC PRIMARY SCHOOL IN MAMUJU Idham Idham
Penamas Vol 28 No 2 (2015): Volume 28, Nomor 2, Juli-September 2015
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to know: 1) the conditions of primary schools in Mamuju regency, 2) the availability of Islamic Religious Education (PAI) books in primary schools, 3) the utilization mechanism of Islamic Religious Education textbooks in primary school, and the problems faced by educators and learners in utilizing PAI books in primary school. Using qualitative descriptive method, the study found that there is limited availability of PAI books in those schools; due to the fact that the curriculum 2013 has not implemented optimally. The acquisition of books evidently has been done through waiting for center to be distributed in schools. The limitation also hampered the use of PAI books either as required or recommended books. Although in some aspects, the schools independently acquire books to anticipate the fulfillment of teaching materials. Strengthening teachers capacity in terms of technical assistance has not been done evenly. This results in the lack of implementing knowledge for PAI primary school teachers in Mamuju. Keywords: Religious education book, Primary school, Educational policy, Mamuju Penelitian ini berangkat dari keinginan untuk mengetahui: 1) kondisi Sekolah Dasar di Kabupaten Mamuju, 2) ketersediaan buku Pendidikan Agama Islam di sekolah dasar, 3) mekanisme pemanfaatan buku- buku paket PAI di Sekolah Dasar serta problem yang dihadapi oleh pendidik dan peserta didik dalam memanfaatkan buku PAI di Sekolah Dasar. Melalui metode kualitatif deskriptif, penelitian ini menemukan keterbatasan ketersediaan buku PAI di sekolah sasaran, dikarenakan implementasi kurikulum 2013 yang masih belum maksimal yang ditandai dengan pengadaan buku yang masih “menunggu distribusi dari pusat” untuk disalurkan di sekolah. Keterbatasan itu pula yang menghambat pemanfaatan buku PAI, baik wajib maupun penunjang. Meski pada beberapa aspek, inisiatif pengadaan secara mandiri tetap dilakukan sebagai antisipasi pemenuhan bahan ajar. Penguatan kapasitas guru dalam hal bimbingan teknis juga masih belum dilakukan secara merata mengakibatkan keterbatasan pengetahuan implementatif dari mereka para guru-guru PAI Sekolah Dasar di Mamuju. Kata Kunci: Buku pendidikan agama, sekolah dasar, kebijakan pendidikan, Mamuju
ORANG ARAB DAN PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KEAGAMAAN DI KOTA MANADO Idham Idham
Penamas Vol 32 No 1 (2019): Volume 32, Nomor 1, Januari-Juni 2019
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31330/penamas.v32i1.294

Abstract

Orang Arab datang ke Manado diperkirakan pada abad ke-18. Mereka datang tidak membawa misi politik, tapi berdagang dan menyebarkan Islam melalui dakwah. Mereka menjadi pribumi dengan cara mengawini penduduk lokal. Di Manado, populasi mereka cukup banyak, mereka tersebar di berbagai kecamatan dan kelurahan, bahkan terdapat pemukiman yang mayoritas dihuni oleh orang-orang Arab, yang kemudian populer disebut Kampung Arab. Meski demikian, data dan tulisan tentang peran mereka khususnya pengembangan Pendidikan keagamaan masih sangat minim. Olehnya itu, penelitian ini bertujuan untuk mengungkap peran mereka terhadap pengembangan pendidikan keagamaan di wilayah tersebut. Adapun yang menjadi objek penelitian ini adalah warga Arab yang berada di Kelurahan Istiqlal, Kecamatan Wenang, Kota Manado. Pilihan lokasi penelitian ini, selain karena lokasi ini punya nilai sejarah tentang keberadaan orang-orang Arab, juga terdapat beberapa lembaga pendidikan keagamaan, baik yang sifatnya formal maupun non formal dan dikelola secara swadaya oleh warga keturunan Arab. Lembaga Pendidikan ini sudah ada sejak zaman kolonial, meski telah berganti nama, namun keberadaannya masih bisa ditemukan hingga saat ini.
PROBLEMATIKA PEMANFAATAN BUKU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN MAMUJU: PROBLEMS IN THE USE OF ISLAMIC EDUCATION BOOKS IN ISLAMIC PRIMARY SCHOOL IN MAMUJU Idham Idham
Penamas Vol 28 No 2 (2015): Volume 28, Nomor 2, Juli-September 2015
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to know: 1) the conditions of primary schools in Mamuju regency, 2) the availability of Islamic Religious Education (PAI) books in primary schools, 3) the utilization mechanism of Islamic Religious Education textbooks in primary school, and the problems faced by educators and learners in utilizing PAI books in primary school. Using qualitative descriptive method, the study found that there is limited availability of PAI books in those schools; due to the fact that the curriculum 2013 has not implemented optimally. The acquisition of books evidently has been done through waiting for center to be distributed in schools. The limitation also hampered the use of PAI books either as required or recommended books. Although in some aspects, the schools independently acquire books to anticipate the fulfillment of teaching materials. Strengthening teachers capacity in terms of technical assistance has not been done evenly. This results in the lack of implementing knowledge for PAI primary school teachers in Mamuju. Keywords: Religious education book, Primary school, Educational policy, Mamuju Penelitian ini berangkat dari keinginan untuk mengetahui: 1) kondisi Sekolah Dasar di Kabupaten Mamuju, 2) ketersediaan buku Pendidikan Agama Islam di sekolah dasar, 3) mekanisme pemanfaatan buku- buku paket PAI di Sekolah Dasar serta problem yang dihadapi oleh pendidik dan peserta didik dalam memanfaatkan buku PAI di Sekolah Dasar. Melalui metode kualitatif deskriptif, penelitian ini menemukan keterbatasan ketersediaan buku PAI di sekolah sasaran, dikarenakan implementasi kurikulum 2013 yang masih belum maksimal yang ditandai dengan pengadaan buku yang masih “menunggu distribusi dari pusat” untuk disalurkan di sekolah. Keterbatasan itu pula yang menghambat pemanfaatan buku PAI, baik wajib maupun penunjang. Meski pada beberapa aspek, inisiatif pengadaan secara mandiri tetap dilakukan sebagai antisipasi pemenuhan bahan ajar. Penguatan kapasitas guru dalam hal bimbingan teknis juga masih belum dilakukan secara merata mengakibatkan keterbatasan pengetahuan implementatif dari mereka para guru-guru PAI Sekolah Dasar di Mamuju. Kata Kunci: Buku pendidikan agama, sekolah dasar, kebijakan pendidikan, Mamuju