This Author published in this journals
All Journal Jurnal Inkofar
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBUATAN SEDIAAN MASKER KETIAK DAUN SIRIH (Piper betle, L), LIDAH BUAYA (Aloe vera, L) DAN MADU UNTUK MENGATASI BAU BADAN farah sulistyaningtyas
Jurnal Inkofar Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Politeknik Meta Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.043 KB) | DOI: 10.46846/jurnalinkofar.v1i1.162

Abstract

Telah dilakukan penelitian dengan judul “Pembuatan Sediaan Masker Ketiak Daun Sirih (Piper betle, L), Lidah Buaya (Aloe vera, L) dan Madu Untuk Mengatasi  Bau Badan” yang memiliki tujuan mengetahui cara pembuatan sediaan masker ketiak, mengamati penelitian dalam segi organoleptik, kadar pH, pengamatan sediaan dalam suhu ruangan dan memiliki 3 (tiga) sediaan wadah dalam kondisi berbeda yaitu tertutup, terbuka dan dengan silica gel. Metode yang dilakukan adalah action research. Dibuat dalam total keseluruhan 9 buah sampel yang dibagi 3 komposisi yang berbeda. Sampel I mengandung daun sirih 3,15 g; lidah buaya 11,85 g; madu 1 ml, sampel II mengandung daun sirih 3,15 g; lidah buaya 11,85 g, madu 2 ml, dan sampel III mengandung daun sirih 3,15 g; lidah buaya 11,5 g; madu 3 ml. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa sampel yang disimpan dalam wadah tertutup dan wadah dengan silica gel tidak mengalami perubahan yang signifikan secara organoleptik selama tiga minggu dan memiliki kadar rata-rata pH 3,8, 3,7 dan 3,6. Sedangkan sediaan yang paling baik adalah sampel I yang disimpan dalam wadah tertutup dengan nilai pH 3,8.Kata Kunci: Masker Ketiak, Daun Sirih, Lidah Buaya, Madu, Bau Badan
UJI EFEK ANTIINFLAMASI INFUSA DAUN PURING (Codiaeum variegatum (L.) Bl.) PADA TIKUS WISTAR JANTAN farah sulistyaningtyas
Jurnal Inkofar Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Politeknik Meta Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.407 KB) | DOI: 10.46846/jurnalinkofar.v1i2.160

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai uji efek anti-inflamasi infusa daun puring (Codiaeum variegatum (L.) Bl.) pada tikus Wistar jantan. Sebanyak 30 ekor tikus kemudiaan dikelompokan kedalam 6 kelompok, yaitu kelompok I (kontrol negatif) diberikan aquadest oral dan diinduksi NaCl 0,9% 0,01 mL, kelompok II 0,01 mL (kontrol positif), kelompok III (sediaan uji pembanding) diberikan Natrium diklofenak dengan dosis 0,45 mg, kelompok IV diberikan infusa daun puring 10%, kelompok V diberikan infusa daun puring 15%, kelompok VI diberikan infusa daun puring 20%. Sediaan uji tersebut diberikan terlebih dahulu secara oral 30 menit sebelum diinduksi karagaenan secara intraplantar. Selanjutnya diamati ketebanan bengkak yang diukur menggunakan alat jangka sorong dari kedua sisi yang berbeda. Ketebalan bengkak kaki tikus diukur setiap 30 menit sekali dan pengukuran ini dilakukan sampai waktu selama 360 menit. hasil yang diperoleh secara deskriptif menyatakan bahwa infusa daun puring pada konsentrasi 10, 15 dan 20% tidak memberikan efek anti-inflamasi.Kata kunci: Daun puring (Codiaeum variegatum (L.) Bl.), anti-inflamasi, infusa, natrium diklofenak.