Nayla Haraswati
Department Of Chemistry, Faculty Of Mathematics And Natural Sciences, Universitas Padjadjaran, Sumedang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Cytotoxic Activity of Alpinumisoflavone from Erythrina poeppigiana (Leguminosae) Against Colon Cancer (WiDr), Cervical Cancer (Hela), and Hepatoma Cancer (HepG2) Cells Tati Herlina; Nayla Haraswati; Riza Apriani; Vicki Nishinarizki; Shabarni Gaffar; Unang Supratman
HAYATI Journal of Biosciences Vol. 26 No. 2 (2019): April 2019
Publisher : Bogor Agricultural University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.245 KB) | DOI: 10.4308/hjb.26.2.96

Abstract

Cancer is the second cause of death after cardiovascular diseases in the world. Anticancer prevention used can cause undesirable things. Flavonoids are secondary metabolites derived from natural products that are useful for anticancer treatment. This study was performed to observe the cytotoxic activity of alpinumisoflavone from Erythrina poeppigiana, toward cervical cancer (Hela), colon cancer (WiDr), and hepatoma cancer (HepG2) cells. The cytotoxic activity of alpinumisoflavone was tested using (3-[4,5-dimethylthiazol-2-yl]-2,5 diphenyltetrazolium bromide) assay. The percentage of cell mortality was calculated and the IC50 was calculated using probit analysis. The result shown that alpinumisoflavone has antiproliferative effect to colon cancer (WiDr), cervical cancer (Hela), and hepatoma cancer (HepG2) cells with the value of IC50 are 5.63, 7.18, and 18.08 µg/ml, respectively. Based on the value of IC50 alpinumisoflavone is very cytotoxic to colon cancer WiDr cell.
Optimasi Kondisi Pemisahan Senyawa Flavonoid dari Fraksi Polar Erythrina poeppigiana Menggunakan Alat Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT) Preparatif Rahmawati Rahmawati; Ida Nur Farida; Witriany Rayapratiwi; Nayla Haraswati; Tati Herlina; Unang Supratman
Chimica et Natura Acta Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1103.588 KB) | DOI: 10.24198/cna.v7.n1.19600

Abstract

Teknik pemisahan sangat diperlukan dalam mengisolasi senyawa-senyawa yang mempunyai bioaktivitas untuk memperoleh senyawa murni dalam suatu riset pengembangan di bidang kimia organik bahan alam hayati. Senyawa yang diisolasi dari jaringan tumbuhan secara alamiah berada dalam keadaan tercampur dengan senyawa lainnya, oleh karena itu perlu dipilih teknik pemisahan dan pemurnian yang sesuai. Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT) Preparatif merupakan salah satu instrumen pemisahan modern yang digunakan untuk memisahkan dan memurnikan campuran senyawa dengan daya pisah tinggi, cepat (throughput tinggi). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menetapkan kondisi optimum pemisahan senyawa flavonoid dari fraksi polar Erythrina poeppigiana menggunakan sistem KCKT preparatif. Penelitian ini dilakukan dengan tahapan : Ekstraksi dan Fraksionasi, proses pemisahan dan pemurnian, analisis KCKT analitik fraksi polar E. poeppigiana, penentuan kondisi optimum KCKT preparatif dengan menggunakan kolom C18 meliputi; konsentrasi sampel yang diinjeksikan, pemilihan fasa gerak, dan laju alir pada panjang gelombang deteksi 254 nm dan 365 nm. Dari hasil penelitian diperoleh kondisi pemisahan yang optimum dari fraksi polar E. poeppigiana yaitu pada konsentrasi sampel 3000 ppm dan fase gerak campuran metanol dan air (7:3,v/v) dengan kecepatan laju alir 5,28 mL/menit kromatogram hasil KCKT yang dihasilkan menunjukkan satu puncak. Kondisi optimum yang diperoleh tersebut selanjutnya digunakan oleh peneliti untuk memisahkan senyawa-senyawa dalam fraksi polar E.poeppigiana yang dikerjakan di laboratorium.