Kurnia Alamsyah
Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KEMBALINYA DOKTRIN FUKUDA PADA ERA PEMERINTAHAN YUKIO HATOYAMA: STUDI PERAN JEPANG DI ASIA TENGGARA Kurnia Alamsyah
GLOBAL INSIGHT JOURNAL Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.697 KB) | DOI: 10.52447/gij.v3i1.1658

Abstract

Abstract This study aims to determine how the Fukuda doctrine underlying Japan's foreign policy in Southeast Asia and the Fukuda doctrine underlying the implementation of foreign policy in Southeast Asia during Yukio Hatoyama . The method used is library research . By examining the form of instrument - an instrument of foreign policy cooperation da Japan in Southeast Asia . Based on the results of the study showed FukudaDoctrine which is the rationale for Japanese foreign policy in Asia and the policies underlying the cooperation between Japan and Southeast Asia . With the amount of ODA in Southeast Asia which reaches 40 % in Indonesia , 11 % in Vietnam and 12 % in the Philippines with ntotal reach 85 % of total Japanese ODA in Southeast Asia . And the magnitude of the needs of Japan's energy resources which are largely sourced dar developing countries in Southeast Asia such as Indonesia . And the importance of the Straits of Malacca which is the Japanese energy traffic until today . It can be concluded that the Fukuda doctrine underlying Japan's foreign policy in Southeast Asia .Keyword : Docktrin Fukuda, Yukio HatoyamaABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menegetahui bagaimana doktrin fukuda mendasari kebijakan luar negeri Jepang di Asia Tenggara dan implementasi doktrin fukuda tersebut mendasari kebijakan luar negeri Jepang di Asia Tenggara pada masa Yukio Hatoyama. Metode penelitian yang digunakan adalah library research. Dengan meneliti instrument- instrument yang berupa kebijakan da kerjasama luar negeri Jepang di Asia Tenggara. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan Doktrin fukuda yang merupakan dasar pemikiran politik luar negeri Jepang di Asia mendasari kebijakan dan kerjasama yang besar antara Jepang dan Asia Tenggara. Dengan besarnya ODA di Asia Tenggara yang mencapai 40% di Indonesia, 11% di Vietnam dan 12% di Filipina dengan ntotal mencapai 85% total ODA Jepang di Asia Tenggara. Dan besarnya kebutuhan Jepang terhadap sumber daya energy yang sebagian besar bersumber dar Negara-negara berkembang di kawasan Asia Tenggara seperti halnya Indonesia. Dan betapa pentingnya selat Malaka yang merupakan jalur lalu lintas energy Jepang hingga saat ini. Maka dapat disimpulkan bahwa doktrin fukuda mendasari kebijakan luar negeri Jepang di Asia Tenggara. Kata kunci : Docktrin Fukuda, Yukio Hatoyama