Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN MACAM DAN DOSIS PUPUK ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN GANDUM (Triticum aestivum L.) Prasetyo Bowo; sumarmi sumarmi; Sri Hardiatmi
Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian Vol. 21 No. 1 (2019): Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian   tentang  “Penerapan   macam  dan   dosis  pupuk   organik   terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman Gandum (Triticum aestivum L.)’’ telah dilaksanakan tanggal 08 November 2018 sampai 31 januari 2019 di Green House Fakultas Pertanian Universitas Slamet Riyadi Surakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menentukan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman gandum. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap  yang terdiri dari 7 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan : 1) MD0 = tanpa pupk (kontrol), 2) MD1= pupuk kandang dosis 200 g/polybag, 3) MD2 = pupuk  kandang  dosis  400  g/polybag  ,  4)  MD3  =  pupuk  guano  dosis  200 g/polybag, 5) MD4    =  pupuk  guano  dosis  400  g/polybag,  6)  MD5  =  pupuk kascing dosis 200 g/polybag, 7) MD6 = pupuk kascing dosis 400 g/polybag. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) penerapan macam dan dosis pupuk organik berpengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, dan jumlah anakan, 2) penerapan macam dan dosis pupuk organik tidak berpengaruh terhadaap berat segar brangkasan, berat kering brangkasan, jumlah biji, berat biji, dan berat 100 biji, 3) macam dan dosis pupuk terbaik adalah MD2 (pupuk kandang dosis 400 g/polybag) karena dapat meningkatkan jumlah daun dan jumlah anakan.
UJI KONSENTRASI AIR KELAPA DAN PENYIRAMAN AIR LERI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL UBI JALAR (Ipomoea batatas L.) Yuni Sih Utami; Sri Hardiatmi; Siswadi Siswadi
Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian Vol. 21 No. 1 (2019): Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tentang “Uji konsentrasi air kelapa dan penyiraman leri terhadap pertumbuhan dan hasil ubi jalar (Ipomea batatas L.)” telah dilaksanakan mulai tanggal 03 Agustus 2018 sampai 03 Desember 2018 Sekip RT 06 RW 08, Kadipiro, Banjarsari, Surakarta. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pengaruh dari uji konsentrasi air kelapa terhadap pertumbuhan dan hasil ubi jalar (Ipomoea batatas L.), (2) mengetahui pengaruh dari penyiraman air leri terhadap terhadap pertumbuhan dan hasil ubi jalar (Ipomoea batatas L.), (3) mengetahui pengaruh terbaik dari uji konsentrasi air kelapa dan penyiraman air leri terhadap pertumbuhan dan hasil ubi jalar (Ipomoea batatas L.) Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang disusun secara faktorial. Perlakuan terdiri dari 2 faktor, masing-masing kombinasi perlakuan diulang 3 kali. Adapun kedua faktor tersebut adalah : (1) konsentrasi air kelapa (K) dengan 5 (lima) taraf yaitu: konsentrasi 0% (K0), konsentrasi 25% (K1), konsentrasi 50% (K2), konsentrasi 75% (K3), konsentrasi 100% (K4), (2). Penyiraman air leri yang terdiri dari 2 taraf yaitu : penyiraman tanpa leri (L2) dan penyiraman diberi leri (L2) Kedua faktor perlakuan tersebut dikombinasikan sehinngga diperoleh 10 kombinasi perlakuan.  Data dianalisis menggunakan Analisis Ragam, yang dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Jujur pada taraf 5 %. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan uji konsentrasi air kelapa dan penyiraman air leri tidak berpengaruh nyata terhadap komponen pertumbuhan dan hasil tanaman ubi jalar yaitu jumlah daun, jumlah tunas, panjang sulur, jumlah umbi, volume umbi, berat umbi, berat brangkasan basah, namun pada komponen pertumbuhan yaitu jumlah daun yang mempunyai jumlah daun terbanyak yaitu pada (K1L2), pada jumlah tunas yaitu tunas terbanyak terdapat pada perlakuan (K0L2), pada panjang sulur yang memiliki sulur tanaman terpanjang yaitu pada perlakuan (K3L2), pada komponen hasil jumlah umbi yang terbanyak yaitu pada perlakuan (K4L1), pada volume umbi yang menghasilkan umbi terbesar yaitu pada perlakuan (K0L2, pada berat umbi yang memiliki hasil terbesar yaitu pada (K0L2, pada berat brangkasan basah yang menghasilkan berat terbaik yaitu pada (K2L2).